Text
Hubungan Regulasi Diri Dalam Belajar Dengan Resiliensi Akademik Pada Mahasiswa Universitas Islam Riau
Mahasiswa yang mampu menghadapi kesulitan akademik dan menggunakan coping yang tepat maka akan membentuk resiliensi, namun jika tidak akan berdampak pada pengunduran diri hingga drop out. Salah satu hal yang diperlukannya untuk menjadi seseorang yang resilien ialah mampu meregulasi diri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan regulasi diri dalam belajar dengan resiliensi akademik pada mahasiswa Universitas Islam Riau. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif kolerasional. Adapun sampel dalam penelitian ini sebanyak 400 mahasiswa Universitas Islam Riau, yang ditentukan dengan menggunakan teknik cluster sampling. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini yakni menggunakan skala regulasi diri dalam belajar yang terdiri dari 45 aitem dan skala The Academic Resilience (ARS-Indonesia) yang terdiri dari 24 aitem. Hasil analisis statistik dengan uji kolerasi pearson’s product moment menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara regulasi diri dalam belajar dengan resiliensi akademik pada mahasiswa Universitas Islam Riau, dengan nilai r sebesar 0,174 dan nilai sig. 0,000. Artinya semakin tinggi regulasi diri dalam belajar maka semakin tinggi pula resiliensi akademik pada mahasiswa Universitas Islam Riau.
No other version available