Text
Analisis Usaha tani Jambu Biji di Kecamaten Siak Provinsi Riau
Usahatani jambu biji memiliki beberapa masalah yang dihadapi, diantaranya
menurunnya produksi jambu biji yang diakibatkan oleh penggunaan input yang
belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: 1. Karakteristik Petani
dan Profil Usahatani Jambu biji. 2. Teknik budidaya, penggunaan faktor produksi,
biaya, produksi, harga, pendapatan, efisiensi serta titik impas jambu biji. Metode
yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei. Analisis data pada
penelitian ini menggunakan metode Analisis Kualitatif dan Kuantitatif. Penelitian
ini dilaksanakan di Kecamatan Minas Kabupaten Siak Provinsi Riau, tepatnya Desa
Minas Jaya dan Desa Minas Timur dimulai dari bulan Desember 2021 sampai bulan
Juli 2022. Dari hasil penelitian Karakteristik petani meliputi umur rata-rata 42,11
tahun (produktif), lama pendidikan petani rata-rata 10,62 tahun (setara SMA), lama
pengalaman berusaha petani jambu bii di Kecamatan Minas rata-rata 12,57 tahun,
jumlah tanggungan keluarga rata-rata 4 orang. Status kepemilikan lahan pada
penelitian ini adalah 100% milik sendiri dan sumber modal yakni dari modal
pribadi para petani. Kebutuhan tenaga kerja dalam keluarga rata-rata yaitu
sebanyak 391,43 HOK/Ha/Tahun dan kebutuhan luar keluarga 91,84
HOK/Ha/Tahun dengan upah yang ditetapkan senilai Rp 100.000 maka biaya
tenaga kerja rata-rata yang dikeluarkan sebanyak Rp 48.328.940 Ha/Tahun Total
penggunaan pupuk sebesar 16.233,85 Kg/Ha/Tahun, diantaranya pupuk Kandang
sebesar 7.996,26 Kg/Ha/Tahun, pupuk NPK sebesar 5.405,04 Kg/Ha/Tahun, pupuk
KCl sebesar 2.832,55 Kg/Ha/Tahun, total penggunaan pestisida 14,99
Liter/Ha/Tahun, diantaranya Regent sebesar 4,75 Liter/Ha/Tahun, Decis sebesar
4,75 Liter/Ha/Tahun, Lanet sebesar 5.49 Kg/Ha/Tahun. Produksi yang diperoleh
petani jambu biji adalah sebanyak 74.470,81 Kg/Ha/Tahun dengan harga jual
jambu biji Rp 7.557,14 per Kg. Pendapatan kotor sebesar Rp 562.786.486
/Ha/Tahun dan pendapatan bersih sebesar Rp 287.648.004 /Ha/Tahun. Efisiensi
usahatani atau RCR yang diperoleh 2,07 Maka usahatani jambu biji tersebut layak
untuk dijalankan. Ketika harga jual jambu biji Rp 7.557 per Kg maka akan BEP
Produksi pada 36.407,75 Kg/Ha/Tahun dan jika Produksi jambu biji sebesar 18.163
Kg maka akan BEP Harga Rp 3.694,58 /Ha/Tahun.
No other version available