Text
Analisa Pengaruh Volume Air Terhadap Kinerja Water Rowing Sebagai Pembangkit Listrik Alternatif
Water rowing merupakan salah satu jenis alat olah raga, jadi pada prinsipnya alat waterrowing ini bekerja dengan cara menarik tali webing untukmenggerakkan kincir yang di tempatkan di bak. Di bak tersebut baling-baling berbutar di beri pembebanan berupa air yang bisa divariasikan valumenya tergantung kebutuhan penggunanya. Water rowing merupakan alat gym yang menirukan gerakan mendayung yang dilakukan didalam ruangan. Banyak energi yang dikeluarkan untuk penggunaan water rowing dalam melakukan simulasi gerakan mendayung, dari setiap kali tarikan oleh pengguna alat gym ini menghasilkan gerakan mekanis. Gerakan mekanis ini yang di manfaatkan sebagai penggerak generator yang terpasang pada alat water rowing sebagai penghasil energi listrik alternatif. Pada penelitian ini alat water rowing diberikan 6 variasi volume air 10 liter, 20 liter, 30 liter, 40 liter, 50 liter dan 60 liter untuk mengetahui pengaruh volume air terhadap energi listrik dan daya listrik yang dihasilkan generator permanent magnet ex ac servo motor 500 watt dan mikro hydro generator. Dari hasil data yang di peroleh dan analisa yang dilakukan ternyata semakin banyak volume air maka energi listrik dan daya listrik yang dihasilkan generator permanent magnet semakin banyak. Serta membutuhkan energi kinetik dan mekanis yang besar. Untuk mikro hydro generator tidak mampu mengahasilkan listrik dikarenakan tekanan air didalam pipa hanya 0,0017 MPa Pada variasi 60 liter. Sedangkan tekanan yg dibutuhkan untuk menggerakkan mikro hydro generator yaitu 0,05 Mpa. Supaya mikro generator bekerja secara optimal sebaiknya dilakukan perubahan bentuk tabung penampung air dan jalur sirkulasi air yang menuju mikro hydro generator.
No other version available