Text
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Vidio Animasi dengan Pendekatan Kontekstual pada Materi Larutan Penyangga di SMAN 3 Siak Hulu
Penelitian ini bertujuan mengembangkan video animasi dengan pendekatan kontekstual pada materi larutan penyangga yang valid berdasarkan ahli materi, ahli media, uji respon calon pengguna oleh guru dan siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah Reaserch and Development (R&D) dengan model pengembangan 4-D yang terdiri atas 4 tahapan yaitu Define (Pendefinisian), Design (Perencanaan), Develop (Pengembangan) dan Disseminate (Penyebaran). Pada penelitian ini peneliti hanya membatasi sampai tahap pengembangan (Develop). Penelitian ini dilakukan di SMAN 3 Siak Hulu terhadap peserta didik kelas XII MIPA 2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa video animasi dengan pendekatan kontekstual pada materi larutan penyangga memperoleh presentase validitas ahli materi sebesar 96,2% dan ahli media 94,6% dengan kriteria sangat valid. Untuk presentase uji respon dari guru dan peserta didik memperoleh sebesar 95,8% dan 88,5% dengan kategori sangat baik. Sehingga dapat disimpulkan bahwa video animasi dengan pendekatan kontekstual pada materi larutan penyangga layak digunakan sebagai media pembelajaran.
No other version available