Text
Pelaksanaan Pengendaraan Perbaikan Jalan Rusak di Kota Pekanbaru tahun 2022( Studi Kasud Jalan Rusak di Kecamatan Bukit Raya)
Abstrak Sejumlah ruas jalan di Kota Pekanbaru mengalami kerusakan, mulai dari rusak berat, sedang, hingga ringan salah satunya di Kecamatan Bukit Raya. Untuk menanggulangi permasalahan tersebut tentunya diperlukan sejumlah anggaran. Tahun 2022 Pemerintah Kota Pekanbaru telah menyiapkan anggaran sejumlah Rp. 12.000.000.000 untuk memperbaiki infrastruktur jalan. Dalam hal ini tentu saja butuh keselarasan antara anggaran dan kebutuhan untuk melaksanaan perbaikan jalan tersebut. Berdasarkan hasil pengamatan penulis lakukan di lapangan mengenai pelaksanaan penganggaran perbaikan jalan rusak di kota pekanbaru 2022. Maka dari itu penulis tertarik untuk melakukan penelitian karya ilmiah yang berjudul: “Pelaksanaan penganggaran perbaikan jalan rusak di kota pekanbaru 2022 (Studi Kasus Jalan Rusak di Kecamatan Bukit Raya)”. Dari uraian diatas penulis tertarik melakukan penelitian mengenai bagaimana pelaksanaan penganggaran perbaikan jalan rusak di Kecamatan Bukti Raya Kota Pekanbaru tahun 2022 dan apa kendala dalam pelaksanaan perbaikan jalan di Kecamatan Bukit Raya Kota Pekanbaru pada tahun 2022. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini termasuk penelitian observasional, yaitu penelitian melalui penyelidikan, karena penulis langsung melakukan penelitian di lokasi penelitian untuk memperoleh informasi dan data yang diperlukan. Hasil dari penelitian ini adalah pelaksanaan penganggaran perbaikan jalan menunjukkan bahwa upaya tersebut telah dilakukan sesuai dengan undang-undang yang berlaku. Dalam perbaikan jalan di Kecamatan Bukit Raya Kota Pekanbaru 2022, Dinas PUPR menggunakan metode overlay, tambal sulam, dan pelapisan ulang. Pelaksanaan perbaikan jalan di Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru pada tahun 2022 menghadapi kendala internal, seperti keterbatasan anggaran akibat dampak pandemi Covid-19 dan sumber daya manusia yang tidak memadai. Di sisi lain, kendala eksternal termasuk keterbatasan alat berat dan pengelolaan terbatas terhadap Sumber Daya Alam.
No other version available