Text
Kearifan Lokal Masyarakat Kampar Kiri Hulu dalam Pengelolaan LUBUK Larangan Sungai Subayang Berbasis Modul pada Materi Keaneka Ragaman Hayati dan Upaya Pelestriannya di Kelas x SMA
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar berupa modul Kearifan lokal masyarakat Kampar Kiri Hulu dalam pengelolaan lubuk larangan Sungai Subayang berbasis modul pada materi keanekaragaman hayati dan upaya pelestariannya di kelas X SMA. Penelitian ini merupakan penelitian jenis pengembangan (Research and Development) dengan mengadaptasi model ADDIE dan dibatasi dari tahap analisis, desain dan pengembangan. Penelitian eksplorasi melibatkan subjek penelitian dengan Kepala Desa, Pengurus Lubuk Larangan, dan Pemuda desa. Penelitian pengembangan melibatkan subjek penelitian dari SMAN 1 Pekanbaru, SMAN 8 Pekanbaru dan SMAN 14 Pekanbaru. Data diperoleh dari lembar validasi oleh ahli materi, ahli pembelajaran, ahli media serta guru biologi serta angket respon hasil dari uji coba terbatas kepada peserta didik. Hasil penelitian eksplorasi Kearifan lokal masyarakat berupa budaya system pengelolaan sumberdaya sungai Lubuk Larangan telah memberikan kontribusi besar terhadap kelestarian ekosistem dan pemeliharaan sumber daya alam di Sungai Subayang. Terdapat 16 jenis ikan yang ditemukan pada Lubuk Larangan, diantaranya berasal dari family: Osphronemidae, Channidae, Cyprinidae, Notopteridae, Siluridae, Pangasiidae, Siluridae, Bagridae, dan Mastacembelidae. Hasil penelitian pengembangan modul berdasrakam penilaian oleh ahli materi memperoleh nilai dengan rata-rata 100% (sangat valid), ahli pembelajaran 94,20% (sangat valid. ahli media memperoleh 98,09% (sangat valid), guru memperoleh 92,83% (sangat layak) dan peserta didik 93,68% (sangat baik). Berdasarkan semua hasil penilaian, dapat disimpulkan bahwa ahan ajar modul ini dinyatakan sangat layak digunakan disekolah untuk SMA kelas X.
No other version available