Text
Staragi Pengembangan Desa Berdasarkan Komoditas Padi Sawah di Desa Empat Balai Kecamatan Kuok Kabupaten Kampar
Desa Empat Balai merupakan salah satu desa di Kabupaten Kampar yang memiliki lahan pertanian padi sawah sebesar 44,71 Ha dari total luas kawasan utama Desa Empat Balai sebesar 1170,90 Ha, namun masih memiliki perbandingan dengan komoditas perkebunan yang sebagian besar ditanami oleh kelapa sawit memiliki luas sebesar 855,44 Ha. Desa Empat Balai memiliki kelompok tani padi sawah sebanyak 4 kelompok tani dimana hasil komoditi padi yang diperoleh oleh kelompok tani di Desa Empat Balai berupa jenis tanaman padi dengan jenis varietas padi berupa Batang Piaman dan IR42 dengan jumlah produksi rata-rata padi yang dihasilkan kelompok tani di Desa Empat Balai sebesar 3 Ton/Ha. Pendekatan dalam penelitian ini adalah deduktif. Penelitian ini digolongkan dalam pendekatan deduktif karena peneliti mengkaji permasalahan yang umum berdasarkan pengujian suatu teori yang terdiri dari variabel-variabel untuk menentukan strategi pengembangan desa berdasarkan komoditas padi sawah di Desa Empat Balai Kecamatan Kuok Kabupaten Kampar. Berdasarkan analisis Continum Nearest Neighbour Analysis, nilai T yang didapatkan untuk pola sebaran pemanfaatan lokasi komoditas padi sawah di Desa Empat Balai adalah sebesar 2,147784 dinyatakan cenderung berpola seragam. Kesesuaian lahan menjadi faktor kekuatan tertinggi dengan nilai sebesar 73,4%, keterbatasan lahan menjadi faktor kelemahan tertinggi dengan nilai sebesar 62,6%, harga jual hasil tani yang stabil menjadi faktor peluang tertinggi dengan nilai sebesar 75,2%, dan para pekerja petani yang tidak memiliki generasi penerus menjadi faktor ancaman tertinggi dengan nilai sebesar 64,8%. Rekomendasi strategi pengembangan desa berdasarkan komoditas padi sawah di Desa Empat Balai Kecamatan Kuok Kabupaten Kampar antara lain kawasan budidaya padi sawah berkelanjutan, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dan kelembagaan dengan pendidikan dan pelatihan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan berbagai pihak yang terkait, meningkatkan efisiensi hasil, mutu dan tampilan produk, pemanfaatan sumber daya (aset) secara optimal, dan memfasilitasi pembentukan dan pengembangan pola kemitraan.
No other version available