ETD - UIR

Electronic Thesis and Dissertation

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
    Member Login Online Registration
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject NPM Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Menentukasn Pengaruh Ion ASP pada Reservoir Salintas Rendah dengan Variasi Parameter Injeksi di Lapangan sj Batupasir
Bookmark Share

Text

Menentukasn Pengaruh Ion ASP pada Reservoir Salintas Rendah dengan Variasi Parameter Injeksi di Lapangan sj Batupasir

Dimas Eko Priyetno - Personal Name; DIKE FITRIANSYAH PUTRA - Personal Name;

Mekanisme injeksi ASP didasarkan pada pengurangan Interfacial Tension (IFT) antara cairan dan mengubah wettability batuan menuju keadaan yang lebih water wet. Metode ASP melibatkan injeksi larutan surfactant, alkali, dan polymer dengan minyak sedangkan polymer akan meningkatkan sweep efficiency. Banyak parameter yang dapat mempengaruhi proses chemical EOR. Namun parameter yang paling penting adalah suhu, salinitas air formasi, jenis sandstone, viskositas minyak, dan permeabilitas formasi. evektifitas low salinity pada formasi sandstone sangat berdampak signifikan dalam perolehan peningkatan produksi minyak, namun sebaliknya penggunaan low salinity terrhadap formasi karbonat tidak bisa meningkatkan produksivitas terhadap formasi karbonat dikarenakan kandungan clay pada formasi karbonat lebih sedikit daripada formasi sandstone. Pada penelitian ini, penulis ingin melakukan studi simulasi dan monitoring analisa untuk menentukan pengaruh ion ASP pada reservior salinitas rendah dengan variasi parameter injeksi dilapangan batu pasir dengan menggunakan skenario parameter tersebut sebanyak 36 kali. Untuk kondisi sumur yang akan di uji ialah tertiary recovery, dimana minyak sudah sulit untuk di produksi maka harus dilakukan metode Enhanced Oil Recovery (EOR) yang menggunakan bahan kimia seperti Alkali, Surfactant, Polymer. Dimana komponen kimia tersebut akan di injeksikan secara bersamaan (continue). Adapun komponen fluida yang digunakan ialah Natrium Carbonate sebagai Alkali, Alkylbenzene Sulfonate (ABS) sebagai Surfactant, Hydrolized Polyacrylamide (HPAM) sebagai Polymer. Hasil yang optimum didapatkan pada skenario 20, dimana nilai recovery factor sebesar 72,120 %


Availability
#
Teknik Perminyakan (Fakultas Teknik) Perminyakan 621.46 Dim m
242197
Available
Detail Information
Call Number
Perminyakan 621.46 Dim m
Language
Indonesia
NPM
163210532
Publisher
Pekanbaru : Universitas Islam Riau., 2024
Keyword(s)
ASP
Sandstone
Low salinity
IFT
Alkylbenzene Sulfonate
Natrium Carbonate
Hydrolized Polyacrylamide.
Other Information
Petugas
Afrilla
Other version/related

No other version available

File Attachment
  • Please login to see this attachment
Comments

You must be logged in to post a comment

ETD - UIR
  • Information
  • Services
  • Librarian
  • Member Area

About Us

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search
Where do you want to share?