Text
Evaluasi Jembatan Lengkung Menggunakan Finite Element Model Updating
Jembatan lengkung yang berada di Universitas Islam Riau merupakan akses utama transportasi menuju Fakultas Ilmu Komunikasi. Secara langsung kita melihat bahwa struktur jembatan tersebut terlihat aman. Oleh seba itu pada penelitian ini diterapkan SHMS (Structural Health Monitoring System) untuk mengetahui ketahanan pada elemen struktur yang bertujuan untuk mengevaluasi model Finite Element pada struktur jembatan lengkung yang ada di Universitas Islam Riau. Dalam mengevaluasi suatu element struktur dengan mendeteksi adanya kerusakan (damage detection) pada penelitian ini digunakan metode FEMU (Finite Element Model Updating) yang merupakan suatu teknik untuk meningkatkan keakuratan model analitis dengan membandingkan data pengukuran dilapangan dengan hasil simulasi numerik dari model tersebut. Hasil data rekaman respon struktur diperoleh dan menggunakan USB akselerometer G-Link 200 diolah dan data tersebut dilakukan load ke program matlab ARTeMIS dan FEMtools sehingga dihasilkan parameter modal struktur. Dari hasil dan pembahasan yang telah dilakukan pada penelitian ini parameter yang diupdate yaitu berupa modulus elastisitas untuk model updating struktur jembatan maka didapat kesimpulan yaitu model updating dilakukan berdasarkan frekuensi alami dan mode shape pada FE pre-test dibandingan dengan FE hasil pengujian pada pengulangan ke 5 didapat Mode shape dengan indikator berwarna biru yang mana pada indikator biru ini menggambarkan bahwa jembatan tidak/belum mengalami penurunan kemampuan dan masih mampu beroperasi selain hal ini juga ditentukan berdasarkan selisih antara besarnya frekuensi aktual dan frekuensi teoritis yang memiliki selisih sebesar 0,5885 Hz.
No other version available