Text
Analisis Pengaruh Diameter Tubing pada Sumur eps Lapangan z Menggunakan Simulator Pipesim
Pipa produksi digunakan untuk mengalirkan gas dan minyak ke permukaan. Jika ukuran tubing yang digunakan tidak sesuai, maka akan timbul akibat yang merugikan. Ukuran tubing yang terlalu kecil akan membatasi rate produksi karena karena gesekan yang tinggi, sehingga produksi menjadi lambat. Namun, jika tubing terlalu besar, akan terjadi kehilangan fluida karena efek peluncuran yang terlalu banyak, akibat dari terlalu banyak fulida di bawah sumur saat proses liquid lifting. Analisis kurva Inflow Performance Relationship dan analisis sistem nodal diperlukan untuk menentukan apakah ukuran tubing sesuai atau tidak. Hasil pemeriksaan ini dapat dikonsolidasikan untuk mendapatkan ukuran tubing yang tepat. Analisis perbandingan ukuran tubing dengan variasi diameter 2.441inch, 2.992 inch, 3.548 inch, 3.958 inch, 4.5, 5.92 inch menggunakan simulator pipesim dilakukan pada penelitian ini untuk menentukan ukuran tubing yang menghasilkan laju alir optimal dengan menggunakan metode IPR yaitu Vogel dan Fetkovich. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa ukuran tubing yang menghasilkan laju alir optimal dengan menggunakan IPR Vogel yaitu ukuran tubing 4.5 inch dengan laju alir optimal 1797.939 STB/day dan untuk IPR Fetkovich yaitu ukuran tubing 4.5 inch dengan laju alir optimal 1822.323 STB/day.
No other version available