Text
Analisis Perbandingan Pengaruh Ekstrak Kulit Buah Kakao dan Edta 2 Na terhadap Scale pada Tubing
Scale adalah hasil pengendapan mineral yang berasal dari air formasi yang terproduksi bersama minyak dan gas yang dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti suhu, pH, tekanan, dan kandungan ion senyawa kimia yang ada di air formasi tersebut. Terbentuknya scale pada jalur produksi merupakan masalah yang kerap terjadi pada industri migas. Scale yang terbentuk dapat mengurangi diameter dalam pipa yang menghambat aliran fluida pada flowline yang menyebabkan terjadinya penurunan produksi dan menyebabkan rusaknya peralatan produksi. Umumnya scale terbentuk disekitar perforasi, peralatan subsurface seperti pada tubing, dan pada peralatan produksi di surface seperti pada wellhead, dan flowline yang disebabkan adanya friksi antara fluida dengan dinding pipa baik itu flowline maupun pipeline. Reduksi scale secara umum diatasi menggunakan asam klorida (HCl) dan ethylene diamine tetra acetic acid (EDTA 2Na). Pada penelitian ini akan menggunakan asam organik dan ethylene diamine tetra acetic acid (EDTA 2Na). Asam organik disini menggunakan ekstrak kulit buah kakao. Ekstrak kulit buah kakao memiliki kandungan tanin yang diharapkan mampu untuk mngurangi scale. Kandungan hasil asam organik kulit buah kakao akan di uji menggunakan Spektofotometri UV-Vis dan selanjutnya pengujian pengaruh penambahan konsentrasi ekstrak kulit buah kakao 10 ml dan 25 ml pada penanggulangan scale yang dilakukan pada laboratorium dengan variasi waktu 20, 30, dan 60 menit dan parameter temperatur ruang dan 60 °C. Diharapkan penelitian ini dengan harapan dapat memberi informasi ekstrak kulit buah kakao terhadap scal dan mengurangi tejadianya scale.
No other version available