Text
Pengaruh Kekasaran Permukaan Material pada Efesiensi Inhibitor Ekstrak Kulit Pisang Kepok (Musa Paradisica l)
Korosi adalah suatu proses degradasi material atau hilangnya suatu material baik secara kualitas maupun kuantitas akibat adanya proses reaksi kimia dengan lingkungannya. Korosi terjadi karena adanya reaksi dari suatu logam dengan senyawa lain yang berada di sekitarnya yang menghasilkan senyawa yang tidak dikehendaki. Metode pencegahan korosi menggunakan inhibitor dapat menghambat laju korosi, inhibitor alami mempunyai keunggulan antara lain memperlambat terjadinya korosi dan membuat umur dari material lebih tahan lama. Salah satu faktor yang mempengaruhi laju korosi adalah kekasaran permukaan. Kekasaran permukaan berpengaruh terhadap laju korosi pada baja St 37, semakin kasar permukaan material, yang diamplas dengan grid 80, maka semakin besar pula laju korosinya. Sebaliknya semakin halus permukaan material, diamplas dengan grid 1200, maka semakin kecil pula laju korosinya. Penambahan inhibitor ekstrak kulit pisang kepok dapat menurunkan laju korosi pada baja St 37, pada material diamplas dengan grid 80 laju korosi turun dari 0,20 mm/y menjadi 0,07 mm/y. Efisiensi inhibisi (perlindungan korosi) tertinggi terjadi pada material yang kasar, diamplas dengan grid 80 yaitu 29%. Ini menunjukan bahwa inhibitor bekerja sangat baik pada material yang kasar.
No other version available