Text
Studi Laboratorium Variasi Ukuran Nano Fe2o3 Hematit terhadap Strength Semen Pemboran
Cementing merupakan bagian penting dalam suatu kegiatan pemboran. Penyemenan yang kurang tepat akan menyebabkan terbentuknya channeling pada semen, kualitas semen dapat dipengaruhi dari nilai compressive strength dan shear bond strength suatu semen. Additive yang sudah ditambahkan guna untuk meningkatkan compressive strength dan shear bond strength semen pemboran. Ukuran partikel nano memiliki karakteristik berbeda, karena dimensi partikel skala nano, bahan nano memiliki banyak sifat menarik, yang dapat memainkan peran penting dalam menjaga stabilitas lubang bor, meningkatkan kualitas penyemenan sumur, memperbaiki reservoir yang rusak, meningkatkan efisiensi pemulihan minyak dan gas, dan memurnikan air limbah. Beberapa tipe nano partikel seperti nano-SiO2 (NS), nano-Al2O3 (NA), nano-TiO2 (NT), nano-Fe2O3 (NF) dianggap sebagai aditif semen. Alih-alih menggunakan NS dan NT yang sudah umum, penelitian tugas akhir ini fokus meneliti potensi NF sebagai additive semen karena jumlah yang sangat melimpah. NF di dapatkan dengan sintesis batu besi Jorong Pasalolo, Nagari Lolo, Kec Pantai Cermin, Kabupaten Solok Sumatera Barat menggunakan metode kopresipitasi. Pengujian Particle Size Analyzer (PSA) dilakukan untuk mengetahui ukuran partikel NF yang terbentuk setelah proses kalsinasi. Hasil pengujian menunjukkan nilai dari partikel NF adalah 623 nm. NF dapat mempengaruhi compressive strength dengan konsentrasi optimum 1% NF BWOC yaitu sebesar 2596.7873418 psi begitu pula pada pengujian shear bond strength di dapatkan konsentrasi optimum 1% NF BWOC yaitu sebesar 431.28941655 psi. Pada pengujian thickening time di dapatkan NF mengurangi thickening time seiring penambahan konsentrasi 1%, 2%, 3%, dan 5% sehingga serbuk semen lebih cepat mengeras. Kata Kunci : nano-Fe2O3, Particle Size Analyzer, compressive strength, shear bond strength, thickening time
No other version available