Text
Analisis Kinerja Waktu dan Biaya Menggunkan Earned Value Concept
Sasaran utama manajemen proyek dalam pelaksanaan proyek konstruksi ada tiga hal, yaitu biaya, mutu dan waktu. Proyek dikatakan berhasil pelaksanaannya apabila dapat diselesaikan sesuai dengan sasaran yang telah ditetapkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui analisa kinerja waktu dan biaya pelaksanaan proyek serta mengetahui berapa perkiraan waktu dan biaya akhir proyek menggunakan Earned Value Concept pada Proyek Preservasi Jalan Duri-Kandis-Sp.Palas-Siak II (Pekanbaru). Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Earned Value Concept merupakan metode yang memadukan unsur jadwal, biaya, dan produktivitas pekerjaan untuk menghitung perkiraan biaya dan waktu yang dibutuhkan hingga proyek selesai, sehingga dapat diketahui hubungan antara kinerja pelaksanaan yang telah dicapai terhadap perencanaan awal. Hasil analisis kinerja waktu dan biaya menggunakan Earned Value Concept pada Proyek Preservasi Jalan Duri-Kandis-Sp.Palas-Siak II (Pekanbaru) menunjukkan pada bulan ke-1 hingga bulan ke-4, dan bulan ke-7 didapat nilai SPI >1 berarti kinerja waktu pelaksanaan proyek lebih cepat dari perencanaan. Sedangkan pada bulan ke-5, bulan ke-6, dan bulan ke-8 didapat nilai SPI 1 artinya biaya aktual untuk menyelesaikan pekerjaan lebih sedikit dari anggaran biaya yang direncanakan. Hasil perkiraan waktu akhir proyek (SEAC) didapat 10 bulan 3 minggu 3 hari berarti perkiraan waktu akhir proyek tidak melebihi waktu perencanaan yaitu 11 bulan 1 minggu walaupun hasil analisa kinerja pelaksanaan mengalami penurunan. Perkiraan biaya akhir proyek (BEAC) didapat Rp. 59.061.443.744 artinya perkiraan biaya akhir proyek tidak melebihi biaya yang direncanakan yaitu Rp. 65.488.012.000 atau diperkirakan proyek tidak akan mengalami pembengkakan biaya akhir dengan faktor efisiensi sebesar Rp. 6.426.568.256,00.
No other version available