Text
Studi Optimasi Cyclic Steam Stimulation (ccs)dengan Penambahan Foam Surfactant Menggunakan Simulasi Reservoir Pada Lapangan x Heavy Oil
Menurunnya produksi minyak bumi saat ini sangat menghawatirkan dan menyebabkan tidak seimbangnya antara supply dan demand. Tingginya kebutuhan di dalam negeri tidak didukung kemampuan produksi minyak bumi dari lapangan yang ada. Seiring berkembangnya teknologi pada dunia migas, maka untuk meningkatkan produksi minyak salah satunya menggunakan metode Enhanced Oil Recovery (EOR). Cyclic Steam Stimulation (CSS), adalah metode Enhanced Oil Recovery (EOR) termal yang paling banyak diterapkan di seluruh dunia. Pada penelitian ini, penulis akan menguji metode Cyclic Steam Stimulation (CSS) dengan menambahkan foam surfactant pada penginjeksiannya pada lapangan heavy oil. Tujuan dari penelitian ini adalah guna mengetahui pengaruh dari foam surfactant jika ikut dinjeksikan pada metode Cyclic Steam Stimulation (CSS) di lapangan heavy oil dan membandingkan efektivitas dari pada konsentrasi foam, tekanan, laju injeksi, temperature, dan kualitas steam. Dalam penelitian ini, metode yang dilakukan adalah dengan cara simulasi menggunakan CMG 2018. Injeksi foam surfactant dilakukan secara bersamaan dengan steam selama 14 hari. Setelah itu dilakukan tahap ke dua dari metode CSS yang disebut dengan soaking. Proses ini berlangsung selama 5 hari. Kemudian dilakukannya produksi pada sumur. Proses produksi akan terus berlangsung hingga hasil produksi nya mengalami penurunan. Jika ini terjadi, maka siklus ini akan diulang dari tahap pertama yaitu injeksi. Hasilnya menunjukan bahwasannya dengan menambahkan foam surfactant pada metode CSS, recovery factor yang kita dapat meningkat dari 10,67 menjadi 33,79 dengan nilai parameter yang sama. Ini membuktikan bahwasannya ada perbedaan yang sangat siginfikan pada nilai RF sebelum dan sesudah menginjeksikan foam surfactant pada metode CSS.
No other version available