ETD - UIR

Electronic Thesis and Dissertation

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
    Member Login Online Registration
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject NPM Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Pelaksanaan Pembagian Warisan Adat Minangkabau dari Persepektif Hukum Islam di Tanjung Gadang Sel Penago Kecamtan Payahkumbuh Barat
Bookmark Share

Text

Pelaksanaan Pembagian Warisan Adat Minangkabau dari Persepektif Hukum Islam di Tanjung Gadang Sel Penago Kecamtan Payahkumbuh Barat

Fatimah Azzahra - Personal Name; Zulkarnaini Umar - Personal Name;

Kehidupan masyarakat adat di sumatera barat berbeda dengan suku-suku yang ada di indonesia. sistem matrilineal digunakan untuk pembagian waris, namun perkembangan saat ini tidak dapat dipungkiri bahwa dalam penerapan hukum waris ada yang menerapkan hukum adat dan hukum waris islam. konsekuensinya terjadi perbedaan pemahaman dari segala sesuatu tindakan yang dilakukan masyarakat diranah minang yang menjadi kebiasaan (adat) yang kemudian bertentangan dengan Al'Qur'an, Rumusan masalah pada penelitian ini adalah : (1) Bagaimanakah sistem pewarisan yang terdapat dalam masyarakat adat minangkabau di daerah tanjung gadang Se.pinago Payakumbuh Barat? dan (2) Bagaimanakan proses pewarisan Menurut Adat Minangkabau Di Kelurahan Tanjung Gadang Sei.Pinago Payakumbuh Barat Menurut Perspektif Hukum Islam? Metode yang digunakan oleh penulis dalam penelitian ini adalh penilitian lapangan ( Field research) untuk mengumpulkan data primer dan data sekunder yang dijadikan bahan dalam penulisan penelitian Ilmiah ini. penulis secara langsung melakukan penelitian kelapangan dengan melakukan wawancara untuk memperoleh data-data yang diperlukan dalam penelitian ini. hasil penelitian yang penulis teliti menerangkan bahwa pelaksanaan pembagian harta antara pewaris laki-laki kecil bagiannya dibandingkan bagian warisan anak perempuan, tetapi untuk anak perempuan yang paling kecil dibagikan kepadanya rumah yang ditinggalkan oleh orang tuanya, sedangkan konsep hubungan islam bahwa pembagian untuk anak laki-laki dua kali lipat dari pembagian untuk anak laki-laki dua kali lipat dari pembagian untuk anak perempuan. jadi pengaruh Hukum Islam tersebut terlihat pada penentuan untuk anak perempuan. yang menjadi faktor penghambat terhadap pembagian harta warisan menurut Hukum Islam adalah kebiasaan. Karena kebiasaan ini sudah lma dipakai oleh masyarakat dari dulunya untuk mengatur hubungan bermasyarakat yang menjadi penghambat dalam pembagian harta warisan menurut Hukum Islam.


Availability
#
Ilmu Hukum Location name is not set
ETD2140II
Available but not for loan - ETD
Detail Information
Call Number
-
Language
Indonesia
NPM
181010625
Publisher
Ilmu Hukum : Universitas Islam Riau., 2022
Keyword(s)
warisan
Other Information
Petugas
Putri
Other version/related

No other version available

File Attachment
  • Please login to see this attachment
Comments

You must be logged in to post a comment

ETD - UIR
  • Information
  • Services
  • Librarian
  • Member Area

About Us

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search
Where do you want to share?