Text
Pengaruh Tegangan Pengalasan Smaw terhadap tegangan Tarik dan Struktur Mikro pada Baja
Pengelasan merupakan proses penyambungan logam yang paling banyak digunakan saat ini, karena pengelasan mempunyai banyak keuntungan antara lain praktis, hasilnya dapat diandalkan, efisien dan ekonomis. Penelitian ini bertujuan meneliti pengaruh tegangan terhadap tegangan tarik dan struktur mikro pada hasil pengelasan baja SS400. Aplikasi baja SS400 ini digunakan untuk kontruksi kapal, proses pengelasan yang melibatkan variasi tegangan yaitu diantaranya 70 V, 75 V dan 80 V. Pada penelitian ini dilakukan proses pengelasan SMAW pada baja SS400 dengan tipe elektroda E6013 dengan diameter 2,6 mm dan jenis kampuh yang di gunakan kampuh X. Setelah proses pengelasan dilakukan pengujian uji tarik dan pengamatan mikrostruktur. Pada hasil penelitian menunjukan tegangan tarik pada hasil pengelasan pada baja SS400 dengan voltase 75 V yang memiliki nilai rata-rata tegangan tarik tensile strength tertinggi dari diantara voltase yang digunakan sebesar 446,2 Mpa, sedangkan pada voltase 80 V memiliki nilai rata-rata elongasi tertinggi dari diantara voltase yang digunakan sebesar 5,6 %. Dari hasil foto struktur mikro untuk voltase 70 V dan 80 V terdapat fasa ferrite dan pearlite. Sedangkan struktur mikro pada pengelasan dengan voltase 75 V berbentuk fasa martensite pada daerah HAZ, dan di daerah WELD dan Base Metal terdapat fasa ferrite dan pearlite hal tersebut terjadi perbedaan besar fasa pada batas daerah HAZ. Sifat mekanis yang baik dari tiga perbandingan voltase adalah 75 V dapat dilihat dari nilai rata-rata hasil uji tarik pada tensile strength yang memiliki nilai tertinggi.
No other version available