Text
Pemetaan Bahaya Banjir Kecamatan Keritang Kabupaten Indragiri Hilir
Salah satu upaya untuk meminimalisir dampak negatif bencana banjir yakni dengan menyediakan peta tingkat bahaya banjir yang dapat dipakai sebagai salah satu acuan untuk perencanaan penanggulangan dini bencana. Kecamatan Keritang merupakan kecamatan yang ada di Kabupaten Indragiri Hilir yang sering mengalami banjir. Banjir di Kecamatan Keritang terjadi dikarenakan sungai reteh tidak mampu menampung debit air dari intensitas hujan yang tinggi. Banjir tersebut menyebabkan kerusakan bangunan dan lahan perkebunan masyarakat. kerugian yang di akibatkan banjir tersebut dapat di minimalisir dengan tersedianya informasi bahaya banjir meliputi tingkat bahaya dan sebarannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi tingkat bahaya banjir dan sebarannya di Kecamatan Keritang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dalam menggambarkan kondisi fisik dasar Kecamatan Keritang berdasarkan curah hujan, tutupan lahan, kemiringan lereng, ketinggian, dan jenis tanah menggunakan peta. Kemudian dilakukan pembobotan pada setiap kondisi dari masing-masing variabel yang selanjutnya menjadi input dalam analisis tingkat bahaya menggunakan analisis overlay dengan bantuan software GIS. Berdasarkan data yang didapat mengenai karateristik fisik Kecamatan Keritang, tingkat curah hujan mengalami peningkatan pada 4 tahun pertama dari tahun 2018-2021, namun mengalami penurunan pada tahun 2022. Jenis tutupan lahan yang paling dominan di Kecamatan Keritang adalah jenis tutupan lahan permukiman dengan luas sebesar 91191,17 Ha (34,79%) Kemiringan lereng yang mendominasi berada pada klasifikasi antara 8-15% sebesar 69930,05 Ha (75,93%) dari luas wilayah Kecamatan Keritang. Mayoritas wilayah kecamatan keritang berada pada Ketinggian 75-100 mdpl, hanya sebagian kecil yang berada pada 0-25 mdpl. Jenis tanah di Kecamatan Keritang didominasi oleh jenis tanah berupa podsol. sedangkan tingkat bahaya banjir terbagi atas 4 klasifikasi, yang termasuk dalam tingkat klasifikasi tinggi memiliki luasan sebesar 320,74 Ha (0,35%), tingkat klasifikasi sedang seluas 17357,76 Ha (18,81%), dan klasifikasi rendah seluas 63573,10 Ha (68,90%), serta yang termasuk klasifikasi aman dari banjir seluas 11017,51Ha (11,94) dari luas wilayah Kecamatan Keritang. Adapun sebaran tingkat bahaya banjir tinggi hingga sedang berada di 5 desa/kelurahan di Kecamatan Keritang yaitu: Nyiur Permai, Pengalihan, Pancur, Sencalang, dan Pentalongan.
No other version available