ETD - UIR

Electronic Thesis and Dissertation

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
    Member Login Online Registration
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject NPM Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Kritikan terhadap Proses Mediasi dalam Berperkara Berdasarkan Perma No 1 Tahun 2016 Tentang Prosedur Mediasi di Pengadilan
Bookmark Share

Text

Kritikan terhadap Proses Mediasi dalam Berperkara Berdasarkan Perma No 1 Tahun 2016 Tentang Prosedur Mediasi di Pengadilan

Ahmad Fatih Agustiar - Personal Name; Teguh Rama Prasja - Personal Name;

Menurut pasal 1 angka (1) peraturan Mahkamah Agung nomor 1 Tahun 2016 tentang prosedur mediasi di pengadilan (selanjutnya disebut PERMA 1/2016) bahwa mediasi merupakan cara penyelesaian sengketa melalui proses perundingan untuk memperoleh kesepakatan semua pihak dengan dibantu oleh mediator. Dengan adanya Peraturan Mahkamah Agung RI Nomor 1 Tahun 2016 tentang Prosedur Mediasi di Pengadilan, patut diuraikan alasan-alasan mengapa Mediasi masih belum efektif sebagai metode penyelesaian perkara, sehingga kemudian dapat ditemukan Solusi yaitu mediasi di luar pengadilan (non litigasi). Adapun masalah pokok dalam penelitian ini yaitu Bagaimana Efektifitas Mediasi dalam berperkara di pengadilan negri. Apasaja Faktor Pendukung dan Penghambat penyelesaian perkara perdata melalui mediasi di pengadilan negri. Dalam melakukan penelitian penulis menggunakan metode penelitian normatif yaitu penelitian yang mengkaji studi dokumen menggunakan berbagai data sekunder seperti peraturan perundang-undangan, keputusan pengadilan, teori hukum, dan dapat berupa pendapat para sarjana. Sedangkan sifatnya yaitu diskriptif analitis yaitu penulis mencoba mengambil masalah atau memusatkan perhatian kepada masalah-masalah sebagaimana adanya saat penelitian dilaksanakan, hasil penelitian yang kemudian diolah dan dianalisis untuk diambil kesimpulannya. Hasil Penelitian ini yaitu mediasi non litigasi lebih efektif di bandingkan mediasi litigasi. penulis memberikan saran bahwa pemerintah harus lebih memamfaatkan mediasi nonlitigasi dengan menimbang mediasi non litigasi prinsipnya memiliki sifat konsensual dan kolaboratif, sehingga hasil yang nantinya diperoleh adalah menang-menang (win-winsolution) untuk semua pihak, hemat biaya, lebih cepat, rahasia, dan mediator lebih terpandang lagi.


Availability
#
Ilmu Hukum (Fakultas Hukum) Hukum 345.01 Ahm k
242462
Available
Detail Information
Call Number
Hukum 345.01 Ahm k
Language
Indonesia
NPM
201010040
Publisher
Ilmu Hukum : Universitas Islam Riau., 2024
Keyword(s)
Pengadilan
Mediasi, Mediator, Litigasi, Nonlitigasi.
Other Information
Petugas
kanti
Other version/related

No other version available

File Attachment
  • Please login to see this attachment
Comments

You must be logged in to post a comment

ETD - UIR
  • Information
  • Services
  • Librarian
  • Member Area

About Us

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search
Where do you want to share?