Tahap tertiary recovery merupakan fase akhir produksi minyak yang melibatkan injeksi bahan kimia tambahan ke dalam air injeksi untuk meningkatkan efisiensi perolehan minyak. Berbagai metode Enhanced Oil Recovery (EOR) telah dikembangkan, seperti injeksi gas, termal, dan kimia (alkali, surfaktan, serta polimer). Salah satu inovasi penting adalah injeksi ASP (Alkali–Surfactant–Polymer), yang …
Lapangan TS merupakan salah satu lapangan minyak tua (mature field) yang masih memiliki potensi perolehan minyak yang signifikan, dengan sisa cadangan mencapai 66,49% dari Original Oil in Place (OOIP). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan efektivitas dua metode injeksi kimia, yaitu Softened Water dan Hybrid-Alkali, dalam proses injeksi Alkali-Surfaktan-Polimer (ASP) men…
Enhanced Oil Recovery (EOR) merupakan metode recovery setelah dilakukannya primary dan secondary recovery untuk meningkatkan recovery factor (RF) dan menghambat penurunan produksi secara drastis. Salah satu metode EOR yang efektif untuk digunakan adalah Chemical EOR yaitu, ASP (Alkaline, Surfaktan, Polymer) injection. Metode ini telah diterapkan pada penelitianpenelitian sebelumnya. Sinergi met…
Alkali-Surfaktan-Polimer (ASP) merupakan metode yang menjanjikan untuk meningkatkan Enhanced Oil Recovery (EOR) sejak tahun 1990. Metode ASP didasarkan pada mekanisme penurunan Interfacial Tension (IFT) pada fluida minyak dan air, serta mengubah keterbasahan ke keadaan basah air. ASP melibatkan injeksi larutan surfaktan, alkali dan polimer ke dalam reservoir. surfaktan dan alkali membentuk emul…
Alkaline-surfactant-polymer (ASP) flooding adalah metode Chemical Enhanced Oil Recovery (CEOR) yang terbukti efektif dalam meningkatkan produksi minyak. Namun tetap diperlukan sebuah strategi injeksi yang optimal agar pemanfaatan injeksi ASP Flooding memiliki tingkat kesuksesan yang tinggi. ASP Flooding cocok diterapkan pada reservoir karbonat karena reservoir karbonat bersifat oil-wet dimana m…
Enhanced Oil Recovery (EOR) mengacu pada proses reservoir untuk memulihkan atau memproduksi minyak yang tidak terproduksi pada proses sekunder. Proses enhanced oil recovery menargetkan minyak yang tersisa didalam reservoir. EOR fokus pada sistem batuan, minyak, injeksi dan pada interaksi tekanan kapiler dan viskositas. Metode ASP melibatkan injeksi larutan Surfactant, alkali, dan polymer ke dal…
Enhanced Oil Recovery (EOR) merupakan salah satu metode yang dapat dipilih untuk menjadi solusi dalam meningkatkan oil recorvery yang sudah tidak optimal lagi diproduksi menggunakan primary recovery. Dengan menggunakan metode EOR kimia seperti chemical flooding (alkaline, surfactants, polymers) berupa larutan kimia alkali surfaktan (AS) flooding untuk memobilisasi sisa minyak yang mash ada di r…
The EOR method or advanced oil recovery enhancement is the latest effort to increase oil production in old fields that have entered the tertiary stage and are experiencing a decline in production. For this reason, advanced dewatering technology is applied to old oil wells that still have a lot of oil remaining in the reservoir. One of the widely used EOR methods is chemical injection. One of th…
Alkali-Surfaktan-Polimer (ASP) dianggap sebagai metode yang menjanjikan untuk Enhanced Oil Recovery (EOR). Metode ASP melibatkan injeksi larutan surfaktan, alkali, dan polimer ke dalam reservoir. Campuran surfaktan dan alkali membentuk emulsi dengan minyak sedangkan polimer akan meningkatkan sweep efficiency. Pada injeksi ASP permasalahan seperti adsorpsi dapat mengurangi kinerja dari ASP, maka…
Enhanced Oil Recovery (EOR) adalah upaya untuk meningkatkan produksi minyak pada lapangan - lapangan tua yang sudah mengalami penurunan produksi yang sangat signifikan, yang mana water cut sudah sangat mendekati 99% di sebagian lapangan. EOR yaitu diinjeksikannya zat kimia ke dalam reservoir dengan tujuan utama mengubah sifat fisik fluida dan batuan reservoir yang berpengaruh terhadap penin…