Reservoir fluvial memiliki heterogenitas tinggi akibat variasi fasies, geometri sand body, dan anisotropi permeabilitas yang kompleks sehingga prediksi produksi gas memerlukan model reservoir yang terkalibrasi. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh penambahan sumur infill terhadap produksi gas dan gas recovery factor (RF) pada reservoir fluvial Lapangan X. Model statik dibangun menggun…
Produksi High Pour Point Oil (HPPO) sering mengalami kendala congeal akibat penurunan temperatur fluida di bawah nilai pour point, sehingga menghambat aliran minyak dan menyebabkan penurunan produksi. Pada Sumur TS-10 Lapangan TSC, permasalahan tersebut diatasi dengan menerapkan Chemical Pour Point Depressant (PPD) dan flowline heater. Namun, penerapan metode tersebut memerlukan biaya investasi…
Penelitian ini mengevaluasi pengaruh konsentrasi surfaktan terhadap kinerja perolehan minyak pada kondisi reservoir bersuhu tinggi dan bersalinitas tinggi di Lapangan Volve dengan menggunakan simulasi numerik. Beberapa skenario konsentrasi surfaktan diterapkan untuk menganalisis respons produksi dan perilaku faktor perolehan (recovery factor). Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kons…
Penurunan produksi minyak di lapangan tua seringkali terjadi akibat berkurangnya tekanan reservoir alami, yang mengakibatkan terbatasnya perolehan minyak. Untuk mengatasi hal ini, penerapan teknik Enhanced Oil Recovery (EOR) dengan menggunakan injeksi CO? dan Alkaline-Surfactant-Polymer (ASP). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan metode ASP Alternating CO? Flooding pada Lapanga…
Lapangan X merupakan lapangan minyak mature di Cekungan Sumatra Tengah yang telah berproduksi sejak tahun 1984 dan menghadapi tantangan serius berupa invasi air dari akuifer aktif. Hingga akhir tahun 2023, kumulatif produksi air mencapai 46.53 MMSTB, jauh melebihi kumulatif produksi minyak sebesar 8.84 MMSTB, dengan water cut meningkat dari 60% menjadi lebih dari 85%. Penelitian ini bertujuan u…
Penurunan produksi minyak bumi akibat berkurangnya tekanan reservoir dan perubahan karakteristik batuan mendorong perlunya penerapan metode peningkatan perolehan minyak (EOR). Salah satu metode EOR yang menjanjikan Adalah Microbial Enhanced Oil Recovery (MEOR) yang memanfaatkan mikroorganisme untuk meningkatkan perolehan minyak melalui aktivitas metabolik bakteri yang menghasilkan bio-product. …
Cemical Enhanced Oil Recovery(CEOR) merupakan metode peningkatan perolehan minyak yang memanfaatkan bahan kimia untuk memperbaiki sifat fluida pendesak melalui peningkatan viskositas air injeksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan viskositas air akibat penambahan biopolimer eceng gondok (Eichhornia crassipes) serta menganalisis pengaruh salinitas dan temperatur terhadap kiner…
Penerapan chemical Enhanced Oil Recovery (EOR), khususnya surfactant flooding, masih terkendala oleh tingginya biaya dan isu keberlanjutan akibat penggunaan surfaktan sintetis berbasis petrokimia. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan surfaktan alternatif dari biomassa terbarukan. Penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik asam oktil lignosulfonat yang disintesis dari limbah bongkol…
Estimasi cadangan minyak sisa merupakan aspek penting dalam evaluasi keekonomian sumur produksi, khususnya pada tahap primary recovery. Metode konvensional seperti Decline Curve Analysis (DCA) dan software OFM yang telah lama digunakan untuk produksi dan menghitung sisa cadangan. Seiring berkembangnya teknologi data, pendekatan berbasis machine learning mulai diterapkan untuk meningkatkan efisi…
Tahap tertiary recovery merupakan fase akhir produksi minyak yang melibatkan injeksi bahan kimia tambahan ke dalam air injeksi untuk meningkatkan efisiensi perolehan minyak. Berbagai metode Enhanced Oil Recovery (EOR) telah dikembangkan, seperti injeksi gas, termal, dan kimia (alkali, surfaktan, serta polimer). Salah satu inovasi penting adalah injeksi ASP (Alkali–Surfactant–Polymer), yang …