Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi perbedaan akurasi antara label sentimen yang diberikan oleh anotator manusia dan metode lexicon terhadap data media sosial X (sebelumnya Twitter) dalam konteks pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024. Data berupa 7.065 tweet diproses melalui tahapan crawling, pre-processing, dan pelabelan menggunakan dua pendekatan: manual oleh dua anotator manusia, da…