Penurunan produksi minyak di lapangan tua seringkali terjadi akibat berkurangnya tekanan reservoir alami, yang mengakibatkan terbatasnya perolehan minyak. Untuk mengatasi hal ini, penerapan teknik Enhanced Oil Recovery (EOR) dengan menggunakan injeksi CO? dan Alkaline-Surfactant-Polymer (ASP). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan metode ASP Alternating CO? Flooding pada Lapanga…
Penelitian ini bertujuan mengurangi ketidakpastian kinerja waterflood melalui pendekatan alur kinerja berbasis data yang menggabungkan Capacitance Resistance Model (CRM) dengan Machine Learning. Penggunaan dua variasi CRM yaitu CRM-P (Producer-based) dan CRM-IP (Injector-Producer-based) dalam mengevaluasi konektivitas antar sumur dan time constant pada tiga model reservoir yaitu homogen, hetero…
Setelah penerapan metode produksi primer dan sekunder, lapangan D masih menyisakan minyak dalam jumlah signifikan akibat tingginya viskositas minyak, kondisi batuan yang cenderung oil-wet, serta rasio mobilitas yang tidak menguntungkan (M > 1). Untuk mengatasi kendala tersebut, penelitian ini menerapkan chemical enhanced oil recovery (CEOR) menggunakan kombinasi Alkali–Surfaktan–Polimer, me…
Penurunan produksi minyak di lapangan tua Indonesia masih menjadi tantangan meskipun cadangan minyaknya besar. Salah satu solusi adalah Alkali-Surfactant-Polymer (ASP) flooding, yang mampu meningkatkan perolehan minyak melalui penurunan interfacial tension (IFT), perubahan wettability, dan peningkatan viskositas fluida pendesak. Namun, efektivitasnya sangat dipengaruhi heterogenitas reservoir, …
Minyak dan gas bumi masih menjadi energi utama di Indonesia, dengan target produksi pemerintah sebesar 1 juta barel per hari pada tahun 2030 namun produksi migas saat ini terus mengalami penurunan. Salah satu metode peningkatan perolehan minyak yang efektif adalah injeksi Alkali-Surfaktan-Polimer (ASP), yang mampu meningkatkan recovery factor hingga 15% – 30%. Keberhasilan ASP flooding sangat…
Sumur injeksi X dan sumur injeksi Y merupakan salah satu sumur injeksi waterflood yang dipersirakan mengalami kerusakan yeng mengakibatkan terjadinya penurunana performa laju alir produksi. Untuk mengetahui performa dan permasalahan yang terjadi pada sumur tersebut perlu dilakukan analisis. Asumsi awal terjadi permasalahan pada sumur injeksi X yang diidentifikasikan dengan terjadinya penurunan …
Lapangan X merupakan lapangan migas yang telah berproduksi selama puluhan tahun dan telah mencapai tahap secondary recovery yaitu waterflood dalam upaya untuk meningkatkan dan mempertahankan laju produksi dengan memiliki masing - masing pola injeksi yaitu inverted 3 – spot dan inverted – 5 spot dikarenakan masing - masing sumur injeksi tersebut memiliki target masing - masing terhadap sumur…
Menurunnya produksi minyak nasional sekitar 3-5% dalam satu dekade terakhir menghadirkan surfactant flooding sebagai salah satu metode Chemical Enhanced Oil Recovery (CEOR) yang berperan dalam mengurangi nilai IFT, sehingga sisa minyak yang terperangkap di dalam reservoir oleh tekanan kapiler dapat terdesak menuju sumur produksi. Sebagian besar implementasi surfactant flooding berfokus pada res…
Waterflooding merupakan salah satu metode Enhanced Oil Recovery (EOR) yang banyak digunakan untuk meningkatkan produksi minyak dengan cara menginjeksi air ke dalam reservoir. Teknik ini bertujuan untuk mempertahankan tekanan reservoir serta mendorong minyak menuju sumur produksi. Namun, keberhasilan waterflooding sangat bergantung pada optimasi parameter operasional, seperti laju injeksi, tekan…
Penelitian ini bertujuan menganalisis sensitivitas parameter injeksi terhadap peningkatan oil recovery factor (RF) pada skenario Enhanced Oil Recovery (EOR) menggunakan metode Alkaline-Surfactant-Polymer (ASP) flooding. Simulasi dilakukan dengan perangkat lunak CMG CMOST 2020 menggunakan pendekatan Response Surface Methodology (RSM). Model reservoir dibangun berdasarkan data sekunder lapangan X…