Pellet silika merupakan salah satu jenis produk keramik komposit yang terbuat dari partikel-partikel silika yang diikat dengan bahan pengikat atau matriks kemudian dikempa secara cold press. Namun, penggunaan pellet silika masih dibutuhkan pengembangan lebih lanjut untuk menemukan material yang cocok dengan harga yang murah, baik dari segi bahan maupun cara pembuatannya, tanpa mengurangi perfor…
Beton serat merupakan campuran beton ditambah serat. Bahan serat dapat berupa serat asbestos, serat plastik (poly-propyline), atau potongan kawat baja, serat tumbuh-tumbuhan (rami, sabut kelapa, bambu, ampas tebu, ijuk). Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh penambahan serat tebu terhadap sifat fisik beton, kuat tekan dan porositas. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen untu…
Peningkatan budidaya kerang di Indonesia khususnya pada bagian moluska atau disebut dengan istilah cangkang kerang dapat dijadikan keramik komposit. Cangkang kerang memiliki kandungan zat kapur (CaO), alumina, kalsium karbonat (CaCO ) dan senyawa silika sehingga dapat mengadsorpsi suatu material karena serbuk cangkang kerang memiliki rongga atau pori yang selektif dalam melakukan pemfiltrasian…
eknologi keramik komposit memiliki banyak keunggulan yaitu ketahanan pada suhu tinggi, ketahanan terhadap bahan kimia, dan memiliki efek polutan yang rendah. Salah satu material yang memiliki ketahanan pada suhu tinggi adalah pasir silika. Pasir silika tersusun dari dua unsur yang terdiri dari silikon (Si) dan oksigen (O 2 ) sehingga pemanfaatan silika dapat di aplikasikan sebagai pemfilteran a…
Cangkang kelapa sawit merupakan limbah yang dihasilkan dari pengolahan industri minyak kelapa sawit yang pemanfaatannya dapat dijadikan sebagai pellet komposit. Cangkang kelapa sawit dimanfaatkan setelah dibakar menjadi arang cangkang kelapa sawit. Karena pada arang cangkang kelapa sawit memiliki kandungan dan kandungan silika yang mampu mengadsorpsi suatu material. Penelitian ini bertujuan me…
Petrofisika merupakan salah satu metode GGR yang digunakan untuk mengetahui keberadaan hidrokarbon. Dalam mengoptimalkan penilaian terhadap potensi pengembangan zona hidrokarbon, perlu dilakukan analisis pertofisika dengan mempertimbangkan parameter volume shale dan porositas yang ada. Keberadaan shale pada suatu formasi akan mempengaruhi kualitas reservoir, karena kandungan shale dapat me…