Penurunan produksi minyak di lapangan tua seringkali terjadi akibat berkurangnya tekanan reservoir alami, yang mengakibatkan terbatasnya perolehan minyak. Untuk mengatasi hal ini, penerapan teknik Enhanced Oil Recovery (EOR) dengan menggunakan injeksi CO? dan Alkaline-Surfactant-Polymer (ASP). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan metode ASP Alternating CO? Flooding pada Lapanga…
Lapangan X merupakan lapangan minyak mature di Cekungan Sumatra Tengah yang telah berproduksi sejak tahun 1984 dan menghadapi tantangan serius berupa invasi air dari akuifer aktif. Hingga akhir tahun 2023, kumulatif produksi air mencapai 46.53 MMSTB, jauh melebihi kumulatif produksi minyak sebesar 8.84 MMSTB, dengan water cut meningkat dari 60% menjadi lebih dari 85%. Penelitian ini bertujuan u…
Penurunan produksi minyak bumi akibat berkurangnya tekanan reservoir dan perubahan karakteristik batuan mendorong perlunya penerapan metode peningkatan perolehan minyak (EOR). Salah satu metode EOR yang menjanjikan Adalah Microbial Enhanced Oil Recovery (MEOR) yang memanfaatkan mikroorganisme untuk meningkatkan perolehan minyak melalui aktivitas metabolik bakteri yang menghasilkan bio-product. …
Cemical Enhanced Oil Recovery(CEOR) merupakan metode peningkatan perolehan minyak yang memanfaatkan bahan kimia untuk memperbaiki sifat fluida pendesak melalui peningkatan viskositas air injeksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan viskositas air akibat penambahan biopolimer eceng gondok (Eichhornia crassipes) serta menganalisis pengaruh salinitas dan temperatur terhadap kiner…
Penerapan chemical Enhanced Oil Recovery (EOR), khususnya surfactant flooding, masih terkendala oleh tingginya biaya dan isu keberlanjutan akibat penggunaan surfaktan sintetis berbasis petrokimia. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan surfaktan alternatif dari biomassa terbarukan. Penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik asam oktil lignosulfonat yang disintesis dari limbah bongkol…
Estimasi cadangan minyak sisa merupakan aspek penting dalam evaluasi keekonomian sumur produksi, khususnya pada tahap primary recovery. Metode konvensional seperti Decline Curve Analysis (DCA) dan software OFM yang telah lama digunakan untuk produksi dan menghitung sisa cadangan. Seiring berkembangnya teknologi data, pendekatan berbasis machine learning mulai diterapkan untuk meningkatkan efisi…
Tahap tertiary recovery merupakan fase akhir produksi minyak yang melibatkan injeksi bahan kimia tambahan ke dalam air injeksi untuk meningkatkan efisiensi perolehan minyak. Berbagai metode Enhanced Oil Recovery (EOR) telah dikembangkan, seperti injeksi gas, termal, dan kimia (alkali, surfaktan, serta polimer). Salah satu inovasi penting adalah injeksi ASP (Alkali–Surfactant–Polymer), yang …
Penurunan produksi minyak di Lapangan X yang memiliki formasi sandstone menjadi tantangan utama dalam upaya meningkatkan efisiensi pemulihan minyak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi konsentrasi surfaktan AOS dan polimer HPAM dalam metode Enhanced Oil Recovery (EOR) terhadap peningkatan faktor pemulihan minyak. Pendekatan yang digunakan adalah simulasi reservoir denga…
Minyak dan gas bumi masih menjadi energi utama di Indonesia, dengan target produksi pemerintah sebesar 1 juta barel per hari pada tahun 2030 namun produksi migas saat ini terus mengalami penurunan. Salah satu metode peningkatan perolehan minyak yang efektif adalah injeksi Alkali-Surfaktan-Polimer (ASP), yang mampu meningkatkan recovery factor hingga 15% – 30%. Keberhasilan ASP flooding sangat…
Sistem pendingin yang umum digunakan pada saat ini adalah menggunakan zat refrigerant atau Freon/CFC (Chlor Fuoro Carbon) yang kurang ramah lingkungan dan juga memakan biaya mahal dalam sistem operasinya. Sebagai upaya memenuhi kebutuhan untuk pendinginan ruangan yang hemat biaya dan ramah lingkungan, maka diperlukan adanya sebuah pendingin alternatif yaitu Heat Recovery Ventilator (HRV) yang m…