Pengembangan sumur baru pada reservoir multi-Layer memerlukan strategi komplesi yang tepat agar potensi produksi dapat dimanfaatkan secara optimal. Perbedaan karakteristik antar lapisan berpengaruh terhadap distribusi aliran dan kinerja produksi sumur. Penelitian ini dilakukan pada Lapangan “R” dengan studi kasus Sumur RA-21ST dan AP-21ST yang akan diproduksikan, bertujuan untuk menentukan …
Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas dari dua metode, ASP (Alkaline Surfactant Polymer) dan Hybrid ASP, dalam mengatasi hambatan pengikatan dan pengendapan pada formasi sandstone dan meningkatkan produktivitas sumur bor. Pertumbuhan industri minyak dan gas bumi membutuhkan teknologi inovatif untuk memenuhi kebutuhan energi dunia, dan produktivitas sumur bor sangat dipengaruh…
Mekanisme injeksi ASP didasarkan pada pengurangan Interfacial Tension (IFT) antara cairan dan mengubah wettability batuan menuju keadaan yang lebih water wet. Metode ASP melibatkan injeksi larutan surfactant, alkali, dan polymer dengan minyak sedangkan polymer akan meningkatkan sweep efficiency. Banyak parameter yang dapat mempengaruhi proses chemical EOR. Namun parameter yang paling penting ad…
Efesiensi produksi minyak telah menjadi prioritas di atas perusahaan minyak dalam beberapa tahun terakhir, karena secara signifikan dapat meningkatkan investasi ekonomi. Dalam hal ini, minat besar telah ditujukan untuk pengembangan dan penerapan berbagai metode Enhanced Oil Recovery (EOR). Usulan metode EOR oleh beberapa peneliti sebelumnya yang dianggap mampu untuk meningkatkan produktivitas …
In infrastructure development, aggregate materials are often named after the region from which they are extracted. However, the use of regional names does not accurately reflect the quality of the materials. Consequently, materials sourced from the same area but from different quarries can vary significantly in quality. Therefore, this study distinguishes aggregate materials based on their geol…
The use of regional names to identify aggregate materials in infrastructure construction has become a common practice. For example, terms like "Batu Pangkalan" or "Batu Bangkinang" are used to refer to aggregate materials used in construction. However, the problem is that using these regional names does not always reflect the actual quality of the material. In many cases, material taken from th…