Pembangunan jalan di atas tanah lunak menghadapi permasalahan rendahnya daya dukung, tingginya kompresibilitas, serta potensi penurunan yang besar. Kondisi ini terjadi pada proyek Jalan Senggarang Besar Kota Tanjungpinang dengan ketebalan tanah lunak 6–7 meter dan nilai CBR rata-rata 0,255%. Oleh karena itu, digunakan metode perkuatan kombinasi geotextile dan cerucuk kayu. Penelitian ini bert…
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perubahan desain fondasi pada proyek pembangunan gedung hunian tiga lantai, di mana perencanaan awal menggunakan pondasi cerucuk kayu bakau namun pelaksanaan di lapangan beralih menggunakan pondasi sumuran. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kapasitas daya dukung dan besaran penurunan antara kedua jenis pondasi tersebut guna mengetahui efektivitas …
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sifat fisik dan mekanik kayu bakau sebagai material cerucuk dalam perkuatan tanah pondasi bangunan gedung hunian tiga lantai. Pengujian dilakukan terhadap Kayu Bakau yang terdapat di daerah Tembilahan, Kabupaten Indra Giri Hilir, Provinsi Riau. Pengujian dilakukan untuk mengetahui kadar air, berat jenis, kuat tekan sejajar serat, serta kuat lentur unt…
Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengaruh cerucuk kayu bakau sebagai perkuatan tanah terhadap daya dukung pondasi dan momen sloof pada bangunan gedung hunian tiga lantai di atas tanah lunak. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya kapasitas tanah lunak dalam menahan beban struktur, yang berpotensi menyebabkan penurunan diferensial serta kegagalan konstruksi jika tidak dilakuka…