Pada proses produksi migas air akan ikut terproduksi ke permukaan, seiring waktu maka akan lebih banyak air yang terproduksi dibandingkan minyak. Air yang ikut terproduksi dari sumur harus di berikan treatment dikarenakan air ini tergolong limbah. Proses water treatment sangat penting untuk memastikan air yang akan dibuang tidak memiliki kandungan yang berbahaya bagi lingkungan dan aman untuk b…
Banyaknya air yang diproduksi dari sumur di lapangan migas yang mengakibatkan banyaknya limbah yang dihasilkan. Kualitas air yang ikut terproduksi tidak bisa langsung digunakan untuk menginjeksi sumur atau dibuang ke badan air secara langsung. Proses water treatment menggunakan biosorben dari bahan alami dan ramah lingkungan. Metode yang digunakan yaitu membuat biosorben dari walnut, jenitri, k…
Pengelolaan air terproduksi di sektor minyak dan gas menimbulkan kesulitan yang signifikan karena kandungan toksiknya yang dapat mencemari lingkungan. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi efikasi berbagai biosorben dalam penyaringan air terproduksi. Biosorben yang digunakan berasal dari kulit kemiri (KMR), buah jenitri (JNT), dan kenari (WN). Studi ini memperkenalkan metodologi baru yang meng…
Permasalahan deposisi wax paraffin merupakan salah satu masalah kepastian aliran yang terjadi padai industri migas yang menyebabkan penyumbatan selama proses produksi minyak. Untuk menanggulangi permasalahan tersebut dapat menggunakan metode chemical yaitu menginjeksi wax inhibitor. Salah satu wax inhibitor yang efektif yaitu solvent. Jadi penelitian ini bertujuan untuk melakukan formulasi …
Wax cendrung mengkristal pada kondisi suhu yang rendah, yang mengakibatkan crude oil sulit untuk bergerak. Sehingga kondisi ini akan mempengaruhi proses transportasi di pipa aliran. Solvent merupakan salah satu teknik yang digunakan untuk mengatasi wax. Solvent yang digunakan sebagai wax inhibitor adalah bioetanol. Bioetanol berasal dari limbah kulit nanas memiliki kandungan selulosa dan hemise…