Sumur XY pada Lapangan TIMA merupakan sumur produksi yang mengalami penurunan produktivitas akibat menurunnya kemampuan alir reservoir serta tingginya kandungan air (water cut). Kondisi tersebut menyebabkan tekanan reservoir tidak lagi mampu mengalirkan fluida secara optimal ke permukaan sehingga diperlukan metode Artificial Lift. Berdasarkan karakteristik sumur yang masih memiliki Productivity…
Penurunan produksi minyak pada lapangan mature menjadi tantangan utama dalam menjaga keberlanjutan produksi hidrokarbon. Salah satu contohnya adalah Dagang Oilfield di China, yaitu reservoir batu pasir (sandstone) yang telah mengalami proses waterflooding dalam jangka panjang hingga mencapai kondisi ultra-high water cut. Kondisi tersebut menyebabkan masih terdapat minyak sisa yang terperangkap …
Lumpur pemboran berperan penting dalam menjaga kestabilan lubang bor, mengangkut cutting, serta mengontrol sifat rheology dan filtration loss. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penambahan Carboxymethyl Cellulose (CMC) kulit singkong terhadap sifat lumpur pemboran pada variasi konsentrasi 0 g, 0,225 g, 0,45 g, dan 0,675 g, serta temperatur 30°C, 60°C, dan 90°C. Pengujian meliputi…
Lumpur pemboran memiliki peranan penting dalam operasi pengeboran minyak dan gas, terutama dalam mengontrol filtration loss dan menjaga sifat rheology lumpur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik Carboxymethyl Cellulose (CMC) berbahan dasar serabut kelapa sebagai additive lumpur pemboran serta pengaruh penambahannya terhadap filtration loss dan Rheology lumpur pemboran. Pen…
Keberadaan akuifer dalam reservoir hidrokarbon memegang peranan krusial dalam menjaga kestabilan tekanan melalui mekanisme dorongan air (water drive mechanism). Penelitian ini bertujuan untuk melakukan simulasi akuifer menggunakan metode analitik Fetkovich dan Carter–Tracy pada Lapangan X menggunakan perangkat lunak Petrel dan simulator dinamis ECLIPSE 300. Simulasi dijalankan selama periode …
Eksploitasi gas hidrat laut dalam sebagai energi alternatif masa depan terkendala masalah kepasiran kronis pada formasi tidak terkonsolidasi. Penelitian ini bertujuan mengoptimalkan parameter Wire-Wrapped Screen (WWS) dan geometri lubang sumur untuk memaksimalkan produksi menggunakan simulasi Nodal Analysis (PROSPER). Model dasar yang divalidasi terhadap Zhang et al. (2022) menghasilkan laju al…
Sumur panas bumi “X” memiliki karakteristik tekanan formasi yang cenderung rendah dan banyak memiliki rekahan alami, sehingga operasi pengeboran rentan mengalami terjadinya influx, Lost circulation, serta ketidakstabilan tekanan jika sistem fluida tidak dirancang dengan tepat. Kondisi tersebut menjadi tantangan utama dalam mencapai kondisi underbalanced yang aman, terutama ketika memilih je…
Penurunan tekanan reservoir menyebabkan sumur tidak lagi mampu memproduksikan fluida secara optimal sehingga diperlukan metode pengangkatan buatan seperti gas lift. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jumlah gas injeksi dan kedalaman injeksi terhadap laju produksi pada Sumur X menggunakan metode intermittent gas lift dan Sumur Y menggunakan continuous gas lift di Lapangan Z. An…
Well A-1 merupakan sumur yang terletak di teluk persia dengan kondisi batuan tight carbonate yag mengalami penurunan tekanan sehingga memerlukan stimulasi. Reservoir ini juga juga dipengaruhi mekanisme water drive dengan oil water contact relatif dekat, sehingga pertumbuhan panjang rekahan perlu dikendalikan agar rekahan tidak mencapai oil water contact yang berisiko memicu water breaktrough da…
Formasi karbonat ketat pada Sumur X Lapangan Z memiliki permeabilitas rendah (2,5 mD) dan porositas 14–18,6% sehingga aliran fluida ke sumur terhambat dan memerlukan stimulasi untuk meningkatkan produktivitas.Penelitian ini menganalisis pengaruh laju injeksi dan konsentrasi asam terhadap keberhasilan acid fracturing, khususnya terhadap panjang rekahan dan konduktivitas hasil etching.Model awa…