Gas lock didefinisikan sebagai peristiwa permasalahan aliran fluida terblok oleh fasa gas dan menghambat laju alir produksi. Hal ini karena diakibatkan dari keluarnya fasa gas bebas pada minyak yang memiliki nilai gas oil ratio (GOR) tinggi. Kondisi ini terjadi pada pump intake pressure (PIP) atau fluid over pump (FOP) yang lebih kecil dari bubble point pressure (Pb) minyak. Indikasi awalnya te…
MENGOPTIMALKAN PROSES DEMULSIFIKASI CRUDE OIL DENGAN MENGGUNAKAN METODE BOTTLE TEST M. RIZKY VALEN SIREGAR 173210076 ABSTRAK Keberadaan air dalam minyak terjadi dalam susunan emulsi yang disebabkan oleh adanya bahan kimia yang berperan sebagai pengemulsi alami, yaitu asphaltene, tar dan naphthenic corrosive. Adanya air dalam minyak sangat tidak diinginkan karena dapat menyebabkan erosi pada sal…
Permasalahan mobilitas gas secara vertikal yang masuk ke zona produktif ini yang kita kenal dengan nama Gas coning. Permasalahan Gas coning ini sering terjadi akibat dari laju produksi aktual yang melebihi dari laju produksi kritisnya yaitu laju produksi yang diperbolehkan oleh suatu sumur untuk diproduksikan dengan kondisi bebas dari coning. Oleh karena itu pengeksploitasian secara berlebihan …
The first drilling has successfully completed the drilling of 25 wells. The residual heat of the brine in the Geothermal Power Plant (PLTP) has the potential to be used to generate electricity because it still has a fairly high temperature and pressure. the way to utilize the residual heat of the brine is to use the Organic Rankine Cycle (ORC) which can be used to utilize heat at low temperatur…
Penurunan produksi minyak dapat terjadi karena sudah tuanya sumur-sumur yang saat ini dieksploitasi. Kondisi ini tidak selalu menggabarkan bahwa cadangan minyak yang ada di reservoir tersebut sudah habis. Jika hanya mengandalkan metode primary recovery, kemungkinan masih banyak minyak yang tersisa. Oleh karena itu perlu dilakukannya kegiatan tertiary recovery untuk meningkatkan produksi minyak …
Dalam proses melakukan Initial Well Completion untuk merubah sumur pemboran menjadi sumur produksi kita perlu menganalisa karakteristik maupun properties batuan dan fluida formasi, yang dapat dilakukan dengan metode Logging While Drilling (saat pengeboran berlangsung) atau Conventional Logging (dilakukan setelah proses pengeboran). Dan juga dilakukan pekerjaan analisa pendukung seperti anal…
Pada sumur X telah selesai dilakukan aktivitas pengeboran hingga target kedalaman sumur yang telah ditentukan. Setelah dilakukan pemboran maka perlu dilakukan aktivitas rekam sumur (logging) untuk mendapatkan informasi pada setiap lapisan. Hasil rekam sumur (logging) dapat memberikan informasi tentang parameterparameter fisik dari batuan yang ada pada sumur tersebut. Sehingga dapat digunakan u…