Seiring berjalannya waktu dan bertambahnya usia dari suatu jalan, jalan tersebut mulai mengalami penurunan kualitas . Hal ini biasanya disebabkan oleh berbagai faktor seperti beban lalu lintas berat, dan kurangnya perawatan sehingga dapat menyebabkan Kerusakan berupa retak diagonal, penurunan, dan pelat pecah. Kerusakan tersebut dapat menjadi masalah dan menyebabkan kerugian bagi pengguna jalan…
Kinerja perkerasan jalan sangat dipengaruhi oleh ketepatan desain dalam menampung beban lalu lintas serta kondisi lingkungan setempat. Agar jalan mampu berfungsi optimal, diperlukan perencanaan tebal perkerasan yang tepat. Untuk itu, diperlukan perhitungan tebal lapis perkerasan lentur pada ruas Jalan Toman untuk menjamin bahwa struktur jalan mampu menahan beban lalu lintas selama umur rencana …
KAJIAN JALAN AKIBAT BEBAN BERLEBIH AN (OVERLOAD) DENGAN MENGGUNAKAN METODE AASHTO DAN METODE TRL (STUDI KASUS JL. RENGAT-KUALA CINAKU) YEPI RIANTO 133110406 ABSTRAK Pertumbuhan lalu lintas di Indonesia semakin meningkat terutama dijalan rengat-kuala cinaku, truk pengangkut barang,trukt minyak CPO, pengangkut batu bara dan pengangkut cangkang kelapa sawit menimbulkan permasalahan terjadinya ke…
ANALISA PENGARUH ABU BATU TERHADAP KUAT LENTUR TARIK BETON PADA PERKERASAN RIGID FS 4,5 MPA DI KABUPATEN KARIMUN ABSTRAK Kebutuhan material beton yang terus meningkat pada pembangunan infrastruktur perkerasan jalan menuntut pemanfaatan material alternatif yang ramah lingkungan dan ekonomis. Salah satu material yang berpotensi digunakan sebagai pengganti sebagian pasir alam adalah abu batu. Pene…
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis kerusakan permukaan perkerasan lentur pada ruas jalan Ujung Batu – Pasir Pangaraian, dengan menentukan tingkat kerusakan berdasarkan metode Bina marga, serta menghitung Lalu Lintas Harian Rata-rata (LHR) sebagai dasar dalam penentuan kelas jalan dan kebutuhan program pemeliharaan. Penelitian dilakukan dengan cara melakukan survey langsung …
Ruas jalan Dumai-Lubuk Gaung-Batu Teritip merupakan jalan provinsi yang memiliki volume lalu lintas yang tinggi dan sering dilewati oleh kendaraan dengan beban gandar yang melebihi kapasitas tonase yang disarankan. Kondisi ini menyebabkan ruas jalan Dumai-Lubuk Gaung-Batu Teritip mengalami kerusakan. Untuk menilai kondisi kerusakan tersebut dibutuhkan suatu metode evaluasi yang dapat memberikan…
ix ANALISIS PERBANDINGAN PENGGUNAAN MATERIAL DARI QUARRY BANGKINANG DENGAN PANGKALAN TERHADAP KARAKTERISTIK CAMPURAN ASPHALT CONCRETE WEARING COURSE (AC – WC) ABSTRAK Penggunaan Agregat untuk aspal harus memenuhi syarat abrasi agregat untuk aspal beton (AC-WC) adalah maksimum 40% setelah diperiksa dengan mesin Los Angeles pada 500 putaran. Umumnya Asphalt Mixing Plant (AMP) yang berada diseki…
Jalan Lingkar Barat-Duri yang melintasi Hutan Talang dan Suaka Margasatwa Balairaja dibangun untuk mengurangi kemacetan, meningkatkan aksesibilitas dan keselamatan. Penerapan geometrik jalan konsep eco road penting untuk mendukung keselamatan, kelancaran, dan konektivitas ekologi bagi satwa di kawasan hutan. Oleh karena itu, kajian penerapan geometrik jalan dalam konsep eco road diperlukan untu…
Penelitian ini mengkaji pengaruh variasi temperatur terhadap kualitas campuran aspal panas (Hot Mix Asphalt) mulai dari proses pencampuran di Asphalt Mixing Plant (AMP), transportasi menuju lokasi proyek, hingga tahap pemadatan di lapangan. Latar belakang penelitian didasarkan pada pentingnya pengendalian suhu campuran aspal agar kualitas perkerasan jalan sesuai spesifikasi teknis Bina Marga 20…
Perkembangan perancangan lapis perkerasan jalan telah terlihat dengan adanya perkerasan semi lentur (Semi Flexible Pavement) yang memadukan perkerasan lentur dan perkerasan kaku. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh penambahan mortar pada karakteristik aspal beton porus terhadap campuran semi flexible pavement. Perkerasan semi lentur (Semi Flexible Pavement) a…