Art Original
Hubungan Antara Keadilan Organisasi Dengan Perilaku Kerja Kontraproduktif Pada Karyawan Pt Artaboga Cemerlang
Karyawan yang mengalami penurunan produktivitas kerja yang disebabkan oleh berbagai faktor yang tentunya menjadikan karyawan mengalami kontraproduktif. perilaku kontraproduktif yang dilakukan oleh karyawan juga dapat disebabkan oleh persepsi karyawan terhadap keadilan yang didapatkan dari perusahaan atau organisasi. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan antara keadilan organisasi dengan perilaku kerja kontraproduktif pada karyawan PT. Artaboga Cemerlang. Populasi yang ingin diteliti adalah karyawan PT. Artaboga Cemerlang. Adapun jumlah populasi dalam penelitian ini adalah 135 karyawan PT. Artaboga Cemerlang. Sampel berjumlah 100 orang dengan teknik pengambilan sampel teknik sampling jenuh. Perilaku kerja kontraproduktif diukur menggunakan Counterproductive Work Behavior Checklist (CWB-C) adaptasi oleh Anggraini (2014) dan diadaptasi dari Nisa (2023) terdiri dari 31 aitem. Skala keadilan organisasi ini disusun oleh Raharjo (2021) terdiri dari 24 aitem. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh hasil koefisien korelasi antara Keadilan Organisasi dan Perilaku Kerja Kontraproduktif sebesar (r) = -0,399 dan diketahui nilai signifikan 0,000 < 0,05. Hal ini membuktikan terdapat hubungan yang negatif antara Keadilan Organisasi dan Perilaku Kerja Kontraproduktif. Artinya semakin tinggi Keadilan Organisasi semakin rendah tingkat Perilaku Kerja Kontraproduktif pada karyawan PT. Artaboga Cemerlang, begitu juga sebaliknya. Hasil nilai R Square yaitu 0,159 artinya 15,9% keadilan organisasi memberikan kontribusi kepada perilaku kerja kontraproduktif pada karyawan
No other version available