Art Original
Studi Kelayakan Pengembangan Lapangan Minyak Berdasarkan Oil Per Unit Area Dengan Menggunakan Simulasi Reservoir
Lapangan FTR dikelola oleh PT Bumi Siak Pusako yang pertama kali berproduksi pada tahun 1984. Lapangan ini memiliki 9 sumur dengan OOIP 25.25 MMSTB dengan RF sebesar 35%, dan puncak produksi minyak terjadi pada januari 1984 sebesar 5,789 BOPD. Saat ini (per November 2021) laju produksi lapangan ini sebesar 90 BOPD. Lapangan FTR telah berproduksi selama 37 tahun dan bisa dikategorikan sebagai lapangan mature. Untuk mengoptimalkan laju produksi maka diperlukan skenario dalam pengembangan lapangan. Pengembangan yang dilakukan pada penelitian ini memiliki 5 skenario yaitu Base Case, Base Case+Work Over, Base Case+Work Over+Convert to Injection, Base Case+Work Over+infil drilling, dan Base Case+Work Over+infil drilling+Convert to Injection. Forecast yang dilaksanakan pada penelitian ini sampai 2042 atau end of contract. Skenario 1 memiliki kumulatif produksi 9,81 MMSTB dan RF 38.80%, Skenario 2 10.01 MMSTB dan RF 39.60%, Skenario 3 10.35 MMSTB dan RF 40.98%, Skenario 4 10.38 MMSTB dan RF 41.11, dan skenario 5 memiliki nilai perolehan kumulatif terbaik dengan nilai 10.61 MMSTB dan RF 42.01%. Untuk menentukan skenario terbaik di dalam pengembangan lapangan maka dilakukan uji kelayakan keekonomian berdasarkan nilai NPV tertinggi kepada seluruh skenario yang ada. Nilai NPV skenario satu sebesar 2.96 MMUSD, Skenario dua 3.83 MMUSD, Skenario tiga 4.16 MMUSD, Skenario empat 4.03 MMUSD, dan skenario lima memperoleh 4.79 MMUSD. Berdasarkan hasil uji kelayakan yang didapatkan maka skenario ke 5 menjadi skenario terpilih dengan nilai kumulatif produksi 10.61 MMSTB dan RF 42.01% dan nilai NPV sebesar 4.79 MMSTB.
No other version available