Art Original
Pengembangan Modul Menggunakan Model Pembelajaran Discovery Learning Untuk Memfasilitasi Kemampuan Komunikasi Matematis Peserta Didik Sekolah Menengah Pertama
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil validitas dan kepraktisan dari pengembangan modul menggunakan model pembelajaran Discovery Learning untuk memfasilitasi kemampuan komunikasi matematis peserta didik sekolah menengah pertama. Penelitian ini menggunakan metode pengembangan R&D (Reasearch and Development) dan prosedur penelitian menggunakan model ADDIE yang terdapat lima tahapan penelitian: 1) Analysis (Analisis), 2) Design (Desain), 3) Development (Pengembangan), 4) Implementation (Implementasi), 5) Evaluation (Evaluasi). Instrumen penelitian menggunakan lembar validasiserta angket respon guru dan angket respon peserta didik dengan skala likert. Objek penelitianberupa modul menggunakan model pembelajaran Discovery Learning untuk memfasilitasi kemampuan komunikasi matematis peserta didik sekolah menengah pertama. Subjek uji coba adalah 15 orang peserta didik kelas VIII SMP Negeri 4 Dumai. Produk modul yang dikembangkan menggunakan model pembelajaran Discovery Learning divalidasi oleh tiga validator. Data hasil validasi dan kepraktisan dianalisi dengan cara menentukan rata-rata dari setiap penilaian. Hasil dari analisis data validasi menunjukkan rata-rata sebesar 89,17% dengankriteria sangat valid. Penilaian angket respon guru terhadap penggunaan modul memperoleh rata-rata 98,33% dengan kriteria sangat praktis dan rata-rata penilaian angket respon peserta didik sebesar 85,81% dengan kriteria sangat praktis. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa modul menggunakan model pembelajaran Discovery Learning untuk memfasilitasi kemampuan komunikasi matematis peserta didik sekolah menengah pertama teruji kevalidan dan kepraktisannya, sehingga modul ini sudah layak digunakan dalam pembelajaran
No other version available