Art Original
Kajian Pemakaian Reclaimed Asphalt Pavement (rap) Untuk Recycling Pavement Dengan Menggunakan Bahan Tambah Natural Rubber
Kinerja perkerasan lentur mengalam penurunan dari waktu ke waktu, terutama disebabkan oleh pengaruh beban lalu lintas dan cuaca. Pekerjaan preservasi diperlukan untuk menjaga kinerja perkerasan. Penanganan kerusakan jalan dengan cara pembongkaran lapis permukaan jalan lama menggunakan alat cold milling machine (CMM) merupakan salah satu rangkaian pekerjaan yang dilakukan pada preservasi jalan. Namun material aspal lama dari hasil pembongkaran tersebut sering kali dibuang dan tidak dimanfaatkan sehingga menjadi waste material. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik Marshall dari campuran aspal dengan 30% RAP yang di tambahkan 5% karet alam. Metode penelitian ini adalah eksperimental laboratorium, yaitu dengan membuat variasi bahan 30% Reclaimed Asphalt Pavement dicampur dengan 70% fresh aggregate tanpa tambahan natural rubber dan 30% Reclaimed Asphalt Pavement dicampur dengan 70% fresh aggregate tanpa tambahan 5% karet alam terhadap bobot aspal dalam campuran. Material Reclaimed Asphalt Pavement yang digunakan pada penelitian ini berasal dari bongkaran Jalan Lintas Bangkinang – Petapahan, dengan persyaratan gradasi sesuai Spesifikasi Teknis Bina Marga 2018 Revisi 2. Masing– masing variasi campuran tersebut akan di uji marshall untuk mengetahui karakteristik campuran. Hasil penelitian diperoleh kajian karakteristik lapisan antara aspal (Asphalt Concrete Bearing Course/AC-BC) yang menggunakan campuran Perkerasan Aspal Reklamasi dan aditif karet alam, Penambahan karet alam pada campuran aspal dengan Perkerasan Aspal Reklamasi (RAP) dapat meningkatkan daya tahan dan elastisitas campuran aspal untuk lapisan antara (AC – BC). campuran aspal dengan 30% RAP + 70% agregat baru ditambahkan karet alam memiliki nilai karakteristik marshall berikut: VIM = 3,45%, VMA = 14,75%, VFB = 89%, aliran = 3,63 mm, stabilitas 1850 kg dan Marshall Quotient = 500 kg / mm. Campuran aspal dengan 30% RAP + 70% agregat baru tanpa penambahan karet alam memiliki nilai karakteristik marshall berikut: VIM = 4,3%, VMA = 14,50%, VFB = 86%, aliran = 3,80 mm, stabilitas 2088 kg dan Marshall Quotient = 535 kg / mm. Aspal dengan campuran 30% RAP tanpa penambahan karet alam lebih rapuh dibandingkan aspal dengan 30% RAP dengan ditambahkan karet alam 5%. Penambahan karet alam pada campuran aspal dengan RAP 30% dapat meningkatkan elastisitas campuran, dilihat dari nilai karakteristik Marshall dari uji laboratorium.
No other version available