Art Original
Upaya Guru Pai Dalam Membentuk Kemampuan Berpikir Analitis Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Di Smp Negeri 12 Pekanbaru
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berpikir analitis peserta didik, dengan gejala terdapat sebagian siswa yang kurang bisa menyampaikan gagasan, siswa suka menjawab pertanyaan guru berdasar perasaan atau tebakannya saja, dan siswa kurang disiplin. Oleh karena itu, upaya guru sangatlah penting guna membentuk kemampuan berpikir analitis peserta didik dalam proses pembelajaran. Perumusan masalah penelitian yaitu bagaimana upaya guru PAI dalam membentuk kemampuan berpikir analitis peserta didik pada mata pelajaran pendidikan agama Islam di SMP Negeri 12 Pekanbaru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya guru PAI dalam membentuk kemampuan berpikir analitis peserta didik pada mata pelajaran pendidikan agama Islam di SMP Negeri 12 Pekanbaru. Subjek penelitian ini adalah guru PAI SMP Negeri 12 Pekanbaru. Objek dalam penelitian ini adalah upaya guru PAI membentuk kemampuan berpikir analitis peserta didik. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif yang bersifat deskriptif analitik. Informan utama penelitian ini adalah guru pendidikan agama Islam di SMP Negeri 12 Pekanbaru yaitu Bapak As’ari, S.Pd dan Ibu Ismawati, M.Pd. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik penjaminan keabsahan data yaitu uji kredibilitas dilakukan dengan triangulasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah reduksi data, display data, verifikasi dan menarik kesimpulan. Adapun hasil penelitian berdasarkan wawancara dan observasi, guru PAI telah melakukan upaya membentuk kemampuan berpikir analitis peserta didik sesuai dengan teori (1) memastikan tujuan pembealajaran dari setiap pokok bahasan yang para siswanya pelajari, (2) mengemukakan beberapa pertanyaan pokok terkait bahan ajar yang akan dipelajari siswa, (3) menggunakan informasi, data, ataupun fakta, terhadap fenomena yang terjadi untuk siswa pelajari, pahami, dan diskusikan, (4) mengkaji informasi dari buku teks dengan teori-teori yang ada dalam buku referensi, (5) mendorong siswa melakukan interpretasi, dengan melakukan analisis, menyimpulkan, atau merumuskan solusi terhadap suatu persoalan.
No other version available