Art Original
Hubungan Antara Kebersyukuran Dengan Kebermaknaan Kerja Pada Guru Di Sdit X
Guru yang bekerja dengan jam kerja yang panjang dan memiliki taggung jawab pekerjaan lebih dari satu dapat menyebabkan ketidak nyamanan guru pada pekerjaanya. Oleh karena itu, agar guru dapat menjalankan pekerjaanya dengan baik guru harus memiliki kebermaknaa kerja pada dirinya. Salah satu faktor yang dapat menimbulkan adanya kebermaknaan kerja adalah dengan adanya kebersyukuran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara kebersyukuran dengan kebermaknaan kerja pada guru di SDIT X. Metode pada penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan populasi sebanyak 70 guru dan sampel sebanyak 70 guru dengan menggunakan teknik sampling jenuh. Pengumpulan data menggunakan dua skala yaitu skala Kebersyukuran dan skala Kebermaknaan Kerja. Data dianalisis menggunakan teknik korelasi product moment dimana hasilnya menujukan bahwa nilai koefisien nilai (r) =0,469 dengan nilai sig 0,000 (p
No other version available