Art Original
Anomali Kedudukan Pasal 127 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 Dan Pengaruhnya Terhadap Overcrowding Lapas Narkotika Kelas Iib Rumbai
Masih adanya kelemahan berupa ketidak-kejalasan mengenai konsturksi Bab XV Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika mengenai ketentuan pidana yang memuat perbuatan "memiliki", "menyimpan". dan "menguasai" sebagai tindakan pidana Narkotika. Yang dampalnua terhadap tindak pidana Narkoitka ( Pengguna dan Pecandu), memiliki mekanisme pengakan hukum dalam sistem peradilan pidana Narkotika yang sama dengan subjek melakukan peredaran Narkotika. Metode yang digunakan di dalam penelitian ini adalah penlitian kepustakaan (Normatif). Adapun sumber data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data primer yang diperoleh langsung dari hasil wawancara dengan narasumber yang telah ditentukan dan sumber data sekunder yang diperoleh dari berbagai literature dan peraturan perundang-undangan. Dan sifat penelitian ini yaitu deskriptif analitis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis anomali kedudukan Pasal 127 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan dampaknya terhadap terjadinya overcrowding di Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai. Pasal 127 Undnag-Undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika memberikan ketentuan mengenai sanksi bagi pengguna narkotika, namun dalam implementasinya, terdapat ketidaksesuaian antara tujuan hukum dengan pelaksanaan di lapangan, terutama terkait dengan penahanan pengguna narkotika yang tidak diimbangi dengan rehabilitasi yang memadai. Akibatnya, banyak narapidana yang terjebak dalam sistem pemidanaan yang tidak efektif dan berujung pada penumpukan penghuni di Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasifnya Pasal 127 berpotensi memperburuk kondisi overcrowding yang berkelanjutan, yang pada gilirannya memperburuk kondisi fisik dan mental penghuni lapas. Penelitian ini merekomendasikan revisi kebijakan yang lebih menekankan pada rehabilitasi bagi pengguna narkotika dan pengurangan ketergantungan pada penahanan sebagai solusi untuk mengurangi overcrowding di lapas.
No other version available