ETD - UIR

Electronic Thesis and Dissertation

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
    Member Login Online Registration
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject NPM Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Anomali Kedudukan Pasal 127 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 Dan Pengaruhnya Terhadap Overcrowding Lapas Narkotika Kelas Iib Rumbai
Bookmark Share

Art Original

Anomali Kedudukan Pasal 127 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 Dan Pengaruhnya Terhadap Overcrowding Lapas Narkotika Kelas Iib Rumbai

Rezky Yourdana - Personal Name; David Hardiago - Personal Name;

Masih adanya kelemahan berupa ketidak-kejalasan mengenai konsturksi Bab XV Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika mengenai ketentuan pidana yang memuat perbuatan "memiliki", "menyimpan". dan "menguasai" sebagai tindakan pidana Narkotika. Yang dampalnua terhadap tindak pidana Narkoitka ( Pengguna dan Pecandu), memiliki mekanisme pengakan hukum dalam sistem peradilan pidana Narkotika yang sama dengan subjek melakukan peredaran Narkotika. Metode yang digunakan di dalam penelitian ini adalah penlitian kepustakaan (Normatif). Adapun sumber data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data primer yang diperoleh langsung dari hasil wawancara dengan narasumber yang telah ditentukan dan sumber data sekunder yang diperoleh dari berbagai literature dan peraturan perundang-undangan. Dan sifat penelitian ini yaitu deskriptif analitis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis anomali kedudukan Pasal 127 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan dampaknya terhadap terjadinya overcrowding di Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai. Pasal 127 Undnag-Undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika memberikan ketentuan mengenai sanksi bagi pengguna narkotika, namun dalam implementasinya, terdapat ketidaksesuaian antara tujuan hukum dengan pelaksanaan di lapangan, terutama terkait dengan penahanan pengguna narkotika yang tidak diimbangi dengan rehabilitasi yang memadai. Akibatnya, banyak narapidana yang terjebak dalam sistem pemidanaan yang tidak efektif dan berujung pada penumpukan penghuni di Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasifnya Pasal 127 berpotensi memperburuk kondisi overcrowding yang berkelanjutan, yang pada gilirannya memperburuk kondisi fisik dan mental penghuni lapas. Penelitian ini merekomendasikan revisi kebijakan yang lebih menekankan pada rehabilitasi bagi pengguna narkotika dan pengurangan ketergantungan pada penahanan sebagai solusi untuk mengurangi overcrowding di lapas.


Availability
#
Ilmu Hukum (Fakultas Hukum) Hukum 003.1 Rez A
242886
Available but not for loan - ETD
Detail Information
Call Number
-
Language
NPM
201010428
Publisher
Ilmu Hukum : Universitas Islam Riau., 2024
Keyword(s)
Kata Kunci : Narkotika, Overcrowding, Reformulasi,
Other Information
Petugas
Budi Santoso
Other version/related

No other version available

File Attachment
  • Please login to see this attachment
Comments

You must be logged in to post a comment

ETD - UIR
  • Information
  • Services
  • Librarian
  • Member Area

About Us

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search
Where do you want to share?