ETD - UIR

Electronic Thesis and Dissertation

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
    Member Login Online Registration
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject NPM Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Penerapan Asas Itikad Baik Dalam Perjanjian Dengan Jaminan Gadai Di Pt Pegadaian Cabang Panam Upc Tarai
Bookmark Share

Art Original

Penerapan Asas Itikad Baik Dalam Perjanjian Dengan Jaminan Gadai Di Pt Pegadaian Cabang Panam Upc Tarai

Selvi Harvia Santri - Personal Name; Taufik Kurahman - Personal Name;

Itikad baik yang diamanatkan oleh Pasal 1338 ayat 3 KUH Perdata bahwa “perjanjian harus dilaksanakan dengan itikad baik”. Masalah yang Muncul antara lain ketidakpatuhan dalam pembayaran angsuran yang mengakibatkan keterlambatan hingga jatuh tempo atau bahkan tidak ada pembayaran sama sekali, pelanggaran ketentuan-ketentuan perjanjian, kurangnya upaya dari pihak Nasabah untuk mengembalikan dana. Berdasarkan permasalahan tersebut, terdapat 2 (dua) masalah pokok yakni Bagaimana Penerapan asas itikad baik dalam Perjanjian dengan jaminan gadai di PT Pegadaian UPC Tarai, dan Bagaimana Penyelesaian Wanprestasi dalam perjanjian dengan jaminan Gadai di PT Pegadaian UPC Tarai. Dilihat dari jenisnya, penelitian ini termasuk ke dalam penelitian hukum empiris yakni penelitian yang dilakukan dengan mengumpulkan data serta informasi yang di teliti secara langsung di lapangan dengan metode pengumpul data wawancara, kuesioner dan observasi. Sedangkan jika dilihat dari sifatnya, penelitian ini bersifat deskriptif analitis. Tujuan penelitian yakni untuk mengetahui penerapan asas itikad baik dalam perjanjian di Pegadaian serta proses penyelesaian Wanprestasi Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa penerapan asas itikad baik dalam perjanjian dengan jaminan gadai di Pegadaian berjalan dengan baik namun belum berjalan dengan maksimal. Keterlambatan pembayaran angsuran dapat berdampak pada sanksi seperti denda, lelang dan catatan kredit buruk. Dan Penyelesaian wanprestasi dalam perjanjian dengan jaminan gadai yakni litigasi dan Non litigasi. Berdasarkan penelitian ini, itikad baik harus dilaksanakan dalam seluruh perjanjian yang telah dibuat antara Kreditur dan debitur, dan serta langkah-langkah seperti negosiasi, mediasi dapat menjadi sarana untuk mencapai kesepakatan yang memuaskan bagi kedua belah pihak dalam penyelesaian sengketa.


Availability
#
Ilmu Hukum (Fakultas Hukum) Hukum 346.04 Tau p
247829
Available but not for loan - ETD
Detail Information
Call Number
Hukum 346.04 Tau p
Language
NPM
191010096
Publisher
Pekanbaru : Universitas Islam Riau., 2023
Keyword(s)
Asas Itikad Baik, Wanprestasi, PT.Pegadaian
Other Information
Petugas
Yolla Afrina
Other version/related

No other version available

File Attachment
  • Please login to see this attachment
Comments

You must be logged in to post a comment

ETD - UIR
  • Information
  • Services
  • Librarian
  • Member Area

About Us

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search
Where do you want to share?