Art Original
Pengaruh Metode Curing Compound Dan Rendaman Air Terhadap Kuat Tekan Beton (campuran Beton Menggunakan Agregat Batu Andesit Dan Batu Pasir)
Beton adalah bahan konstruksi utama yang kekuatannya sangat dipengaruhi oleh proses perawatan, yaitu metode yang digunakan untuk menjaga kelembaban beton selama periode pengikatan awal. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh metode rendaman air dan curing compound terhadap kuat tekan beton yang menggunakan campuran agregat batu andesit dan batu pasir. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental yang dilaksanakan di Laboratorium PT. Virajaya Riau Putra dengan membuat sampel beton silinder dengan berjumlah 12 sampel. Campuran agregat menggunakan batu andesit dan batu pasir. Sampel tersebut kemudian diberi perawatan yang berbeda, yaitu rendaman air dan aplikasi curing compound. Uji kuat tekan sampel dilakukan setelah dirawat 28 hari. Hasil pengujian kuat tekan rata-rata beton pada umur 28 hari beton dengan perawatan rendaman campuran agregat batu andesit memiliki nilai tertinggi dengan 32,34 Mpa. Untuk beton dengan perawatan rendaman dengan campuran agregat batu pasir setalah umur 28 hari dengan nilai kuat tekan beton 10,74 Mpa. Beton dengan perawatan curing compound campuran agregat batu andesit memiliki nilai kuat tekan beton 22,16 Mpa. Beton dengan perawatan curing compound dengan campuran agregat batu pasir nilai kuat tekan beton 8,9 Mpa. Perawatan rendaman air lebih efektif daripada perawatan curing compound.
No other version available