Art Original
Analisis Pengelolaan Aset Daerah Pada Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Meranti
ANALISIS PENGELOLAAN ASET DAERAH PADA DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI ABSTRAK MASHUDI KARYADINATA Penelitian ini di latar belakangi kondisi dimana dalam proses pengelolaannya masih banyak terdapat kekurangan, masih banyaknya aset Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten kepulauan Meranti yang belum terdata dan tercatat dengan baik, sehingga nilai aset yang sebenarnya sulit diketahui dan keberadaan aset tersebut sulit untuk ditelusuri. Selain itu juga belum akuratnya informasi mengenai pelaporan aset pada dinas tersebut. Adapun yang menjadi tujuan penelitian adalah untuk mengetahui apakah pengelolaan aset daerah pada dinas tersebut sudah berjalan dengan baik sesuai peraturan yang berlaku dan hambatan-hambatan apa saja yang dihadapi dalam implementasi pengelolaan aset daerah pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Meranti. Dalam penelitian ini penulis menggunakan konsep teori yang dikemukakan oleh George R. Terry, perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), pelaksanaan (actuating) dan pengawasan (controlling). Bentuk atau metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Sedangkan teknik pengumpulan data dilakukan melalui metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini bahwa Pengelolaan aset daerah pada Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Meranti, belum sepenuhnya berjalan secara optimal sebagaimana yang diatur dalam peraturan perundang-undangan terutama dalam pendataan jumlah aset daerah yang dimiliki serta sistem dan prosedur dalam pengelolaan aset daerah. Hal ini disebabkan oleh belum dimilikinya Standar Operasional Prosedur (SOP),belum memiliki Gudang tempat penyimpanan aset, belum melakukan penilaian dan evaluasi terhadap pengelola aset serta kurangnya tenaga ahli dalam pengelolaan aset daerah. Untuk itu kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Meranti hendaknya memiliki Standar Operasional Prosedur (SOP) pengelolaan aset daerah, memiliki Gudang khusus tempat penyimpanan aset daerah. Melakukan penilaian dan evaluasi terhadap kinerja pengelola aset secara berkala/ triwulan dan Memberikan apresiasi atau penghargaan terhadap kinerja pengelola aset daerah dalam memacu semangat kerja dan meningkatkan rasa tanggungjawab, mengikut sertakan pengelola aset pada pelatihan-pelatihan dan memiliki Tenaga Akutansi khusus membidangi Aset.
No other version available