Art Original
Analisis Perbandingan Efektifitas Penggunaan Asam Asetat Dan Hcl 15% Terhadap Scale Caco3 Dalam Upaya Kemampuan Produksi Optimal Lapangan X
Endapan kimiawi yang disebut scale adalah hasil dari pencampuran senyawa kimia dalam air formasi yang tidak selaras (berlainan sifat) dan tidak larut, sehingga batas kelarutan senyawa yang ada dalam campuran air formasi tersebut terlampaui. Lapangan X merupakan lapangan yang telah berproduksi selama puluhan tahun sehingga seiring waktu produksi mengalami penurunan yang diidentifikasi dikarenakan adanya permasalahan scale yang terendap pada lubang perforasi yang disebabkan oleh pH, tempratur, serta total dissolve salinity. Setelah dilakukan penelitian terbukti bahwa pada sumur Y dan Z mengalami scale melalui identifikasi air formasi menggunakan metode Stiff and Davis dengan hasil +2,1 dan +1,1. Setelah diketahui indikasi terjadinya maka akan dilanjutkan dengan pekerjaan acidizing treatment dengan matrix acidizing dengan memperhatikan injeksi asam dibawah tekanan rekah formasi. Dimana pada sumur Y menggunakan HCL 15% sebagai asam utama dan sumur Z menggunakan asam asetat sebagai asam utama. Setelah pekerjaan dilakukan maka akan dibuktikan keberhasilan pada pekerjaan ini dimana sumur Y mampu berhasil menaikkan productivity index dimana awal sumur Y 0,2 menjadi 2,0 dan sumur Z 4,9 menjadi 8,1. Berdasarkan hasil perhitungan kurva IPR didapat Qmax sumur Y sebelum acidizing 225 BFPD menjadi 2747 BFPD dan sumur Z sebelum acidizing 2468 BFPD menjadi 3819 BFPD. Dan setelah dilakukan perbandingan terhadap kedua sumur maka didapat kesimpulan bahwa jenis asam 15% HCL lebih efektif dalam mengatasi masalah scale.
No other version available