Art Original
Pengaruh Penggunaan Air Sungai Kampar Pada Campuran Beton Terhadap Mutu Kuat Tekan Beton
Kabupaten Kampar merupakan wilayah yang terletak di Provinsi Riau, memiliki dua sungai besar dan beberapa sungai kecil diantaranya sungai Kampar, dan sungai siak bagian hulu, kehidupan masyarakat Kampar banyak didominasi dengan bertempat tinggal di daerah aliran sungai (DAS), sehingga Pelaksanaan Konstruksi seringkali memanfaatkan sumber air alami yang tersedia disekitar lokasi pekerjaan tanpa mengetahui kualitas air yang digunakan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kuat tekan beton normal terhadap penggunaan jenis air sungai kampar dan air sumur bor desa Ganting, sehingga dapat diketahui bagaimana pengaruh dan kuat tekan beton paling optimal dengan menggunakan air sungai kampar pada titik pengambilan yang berbeda-beda yaitu di hulu,tengah,hilir serta air sumur bor desa Ganting. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode Experimental menggunakan benda uji slinder dengan Ukuran (150 mm x 300 mm) selanjutnya di uji pada umur beton 7,14 dan 28 hari dengan jumlah sampel 3 buah untuk masing-masing variasi dan pemeriksaan parameter air di Dinas terkait . Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan nilai Kuat Tekan Optimum pada penggunaan air sungai Kampar umur 28 hari yaitu terletak pada titik pengambilan di hulu Rantau Berangin sebesar 33.28 Mpa, dan pada penggunaan air Sumur Bor desa Ganting pada umur 28 hari sebesar 33.20 Mpa, sedangkan penggunaan air di tengah Desa Ganting mendapatkan nilai mutu beton 28.20 Mpa dan di hilir Air Tiris dengan nilai 27.32 Mpa, penggunaan air di dua titik ini terjadi penurunan mutu dan tidak sesuai dengan yang direncanakan yaitu fc’ 33.20 Mpa.
No other version available