Art Original
Analisis Penanggulangan Terjadinya Lost Circulation Dengan Menggunakan Additive Lcm Dan Caco3 Pada Sumur X Lapangan Y
ANALISIS PENANGGULANGAN TERJADINYA LOST CIRCULATION DENGAN MENGGUNAKAN ADDITIVE LCM DAN CaCO3 PADA SUMUR X LAPANGAN Y MUHAMMAD IRFAN 193210447 ABSTRAK Lost Circulation ialah peristiwa hilangnya fluida pemboran sebagian atau seluruhnya yang masuk kedalam formasi selama pemboran berlangsung. Masuknya lumpur pemboran kedalam formasi bisa diakibatkan secara alamiah, jenis, tekanan formasi yang ditembus mata bor. Secara mekanis disebabkan kesalahan dalam operasi pemboran. Penanggulangan yang dilakukan untuk mengatasi hilangnya lumpur dengan menggunakan LCM dan calcium carbonat (CaCO3).Pemboran sumur X merupakan pemboran tegak lurus atau vertical drilling. Litologi dari formasi ini tersusun batu pasir dan batu gamping atau yang disebut dengan batuan sandstone dan claystone. Pada sumur X terjadi lost circulation pada trayek 8 ½” pada kedalaman 354 ft – 448 ft mulai terjadi lost circulation berjenis partial lost dengan static lost sebesar 0.92 bpm. Dilakukan Mixing SPOT/pencampuran LCM 15 bbls atau 100 ppb, 60 ppb CaCO3-C, 30 ppb CaCO3-M dan 10 ppb CaCO3-F. Saat dilakukan flow check masih terjadi lost circulation pada kedalaman 448 ft dengan static lost sebesar 0.28 bpm. Saat diamati selama 1 jam dan dilakukan flow check kembali, masih terjadi lost circulation dengan static lost sebesasr 0.2 bpm. Pada saat menuju kedalaman 703 ft terjadi lost circulation kembali dimana static lost 0.2 bpm dan dinamic lost 0.8 – 1.1 bpm. Secara keseluruhan penanggulangan masalah lost circulation yang dilakukan pada sumur X lapangan Y ini berhasil ditangani, maka diputuskan untuk melanjutkan kegiatan pengeboran.
No other version available