Art Original
Prediksi Performance Laju Alir Produksi Pada Kondisi Well In Tight Oil Reservoir Untuk Menentukan Remaining Reserve, Recovery Factor, Serta Estimated Ultimate Recovery Dengan Metode Decline Curve Analysis Pada Software Oil Field Manager
Sisa cadangan atau yang disebut remaining reserve ini tejadi ketika sumur sudah berproduksi. Data sumur produksi tersebut digunakan untuk mengimplementasikan kapan sumur tersebut masih bisa diproduksikan dan mengetahui seberapa besar cadangan yang masih bisa diproduksikan. Salah satu cara untuk mengetahui sisa cadangan dan meramalkan laju alir produksi dimasa yang akan datang dari suatu reservoir dan mengetahui trend penurunan produksi adalah dengan menggunakan metode decline curve analysis (DCA). Perhitungan DCA digunakan pada tahap awal produksi dimana sumur masih berproduksi secara natural flow dan mekanisme pengangkatan buatan untuk memproduksi minyak, sehingga dapat digunakan untuk mengetahui batas suatu sumur dengan menggunakan metode decline curve analysis. Metode ini juga menghitung jumlah cadangan minyak yang dapat diproduksikan dan mengestimasi performa suatu reservoir (forecasting) dengan mempertimbangkan pengembangan lapangan. Dengan cara menentukan tipe decline yang equivalen. Penelitian ini dilakukan pada sumur Y#08 dengan kondisi tight reservoir untuk mengetahui performa reservoir dalam memproduksikan cadangan minyak dan gas, bertujuan untuk mengetahui jumlah sisa cadangan (remaining reserve), mengetahui trend penurunan produksi, mengetahui sisa waktu produksi, mengetahui recovery factor (RF) dan mengetahui estimated ultimate recovery (EUR) dengan menggunakan software oil field manager (OFM). Adapun parameter yang digunakan yang perlu diketahui yaitu OOIP dan data produksi sumur yang terdiri dari laju alir produksi, waktu produksi dan kumulatif produksi. Dimana diketahui nilai OOIP yang sudah dihitung sebelumnya yaitu 3.924.981 MMSTB. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan menggunakan metode decline curve analysis didapatkan jenis tipe decline curve yang equivalen yaitu hyperbolic decline dengan nilai b= 0,877 pada trend penurunan produksi yang stabil pada periode bulan April 2019 hingga sampai bulan februari 2020. Hasil forecasting selanjutnya didapatkan nilai (RR) yaitu 28.574 MSTB, nilai EUR yaitu 865.047 MSTB, dan diperoleh nilai RF yaitu 2,2%. Hasil penentuan estimasi yang di analisis dengan decline curve analysis umur produksi pada sumur Y#08 sampai q limit adalah 120 bulan hingga 28 februari 2034.
No other version available