Art Original
Peranan Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Mengembangkan Keterampilan Berpikir Kritis: Studi Kasus Pada Siswa Sma Negeri 3 Tapung Kampar
PERANAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENGEMBANGKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS: STUDI KASUS PADA SISWA SMA NEGERI 3 TAPUNG KAMPAR LESTARI NUR 182410280 Penelitian ini dilatarbelakangi oleh guru yang kurang maksimal dalam mengembangkan potensi berpikir kritis dengan ditemukannya siswa kurang antusias mengikuti proses pembelajaran, siswa jarang mengungkapkan pendapat yang akan ia sampaikan, dan masih ada siswa yang kurang dalam memahami materi yang disampaikan oleh gurunya. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana peranan guru Pendidikan Agama Islam dalam mengembangkan keterampilan berpikir kritis: studi kasus pada siswa SMA Negeri 3 Tapung Kampar?. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. objek dari penelitian ini Peranan Guru PAI Dalam Mengembangkan Keterampilan Berpikir Kritis di SMA Negeri 3 Tapung Kampar. Informan dalam penelitian ini adalah dua orang guru PAI di SMA Negeri 3 Tapung Kampar yakni bapak Dasril. W,S.Ag (usia 49 tahun, mengajar mulai dari 2009-2022) dan ibu Nur Ilmiah, S.Pd (usia 42 tahun, mengajar mulai dari 2008- 2022). Teknik pengumpulan data yang digunakan penulis dalam penelitian ini yakni teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Pengolahan analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yakni reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Adapun hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Guru Pendidikan Agama Islam berperan dalam Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis siswa. Guru Sebagai Demontstrator dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa yaitu dengan menanyakan topik, memberikan pertanyaan. Guru Sebagai Manager dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa, Guru Sebagai Mediator dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa dan Guru Sebagai Evaluator dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa.
No other version available