Art Original
Deteksi Penyakit Gingivitis Pada Gigi Manusia Menggunakan Metode Convolutional Neural Network
Gingivitis merupakan salah satu masalah kesehatan gigi yang umum terjadi akibat kebersihan mulut yang buruk, yang menyebabkan peradangan pada gusi. Faktor pemicu penyakit ini meliputi kebiasaan merokok, konsumsi alkohol berlebihan, gaya hidup tidak sehat, serta infeksi jamur, bakteri, atau virus. Kondisi ini tidak hanya berdampak pada rongga mulut, tetapi juga berpotensi memengaruhi organ tubuh lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem deteksi gingivitis menggunakan model Convolutional Neural Network (CNN). Dataset yang digunakan terdiri dari citra gigi normal dan citra gigi dengan gingivitis. Untuk menyeimbangkan jumlah data, dilakukan augmentasi pada citra gigi normal dari 120 menjadi 380 gambar. Proses augmentasi meliputi rotasi hingga 20 derajat, pergeseran horizontal dan vertikal sebesar 20%, transformasi zoom in/out sebesar 20%, pembalikan horizontal, dan pemotongan gambar hingga 20%. Hasil pengujian model CNN menunjukkan performa yang baik dengan akurasi 91%, presisi 90%, recall 91,8%, dan F1-score 90,6%. Sementara itu, dua model lanjutan (CNN 1 Adam dan CNN 2 Adam) berhasil mencapai akurasi, presisi, dan recall sebesar 100%. Dengan demikian, sistem yang dikembangkan berfungsi sesuai dengan spesifikasi dan dapat digunakan sebagai alat bantu diagnosis awal untuk mendeteksi gingivitis secara efektif.
No other version available