Art Original
pengaruh pemodelan sosial terhadap self efficacy pada peserta didik SMAN 3 Siak Hulu
Penelitian ini dilatar belakangi oleh permasalahan Self efficacy atau efikasi diri dalam pembelajaran yang terjadi pada peserta didik kelas XI di SMAN 3 Siak Hulu. Salah satu permasalahan yang ada yaitu terdapat sebagian peserta didik yang merasa kurang kepecayaan diri meskipun sudah banyak guru yang memberikan motivasi pada siswa dan siswi bersangkutan. Kepercayaan diri sangat perlu ditumbuhkan dalam diri siswa dan siswi, seseorang yang memiliki kepercayaan diri akan lebih yakin untuk melakukan sesuatu melalui sikap yang tenang dan seimbang dalam situasi sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui; Tingkat pemodelan sosial pada peserta didik kelas XI SMAN 3 Siak Hulu, Tingkat self efficacy pada peserta didik kelas XI SMAN 3 Siak Hulu, dan pemodelan sosial terhadap self efficacy pada peserta didik kelas XI SMAN 3 Siak Hulu. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan korelasi. Populasi yang digunakan berjumlah 229 peserta didik, dengan teknik sampling proportionate stratified random sampling dengan hasil 145 siswa menjadi sampel. Cara untuk mengumpulkan data dengan menggunakan angket dan dokumentasi serta teknik analisis data uji deskriptif, uji normalitas, uji linieritas, dan uji hipotesis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa; pemahaman siswa tentang pemodelan sosial sebesar 0,776 atau 77,6% dengan kategorik baik; kemudian pemahaman siswa tentang self efficacy sebesar 0,705 atau 70,5% dengan kategori baik; dan terdapat pengaruh pemodelan sosial (X) terhadap self efficacy (Y) pada peserta didik kelas XI di SMAN 3 Siak Hulu, Kampar, Riau, Indonesia dengan nilai probabilitas (0,001) yang lebih kecil dari nilai signifikansi (0,05), dapat dikatakan bahwa hipotesis yang menyatakan terdapat pengaruh pemodelan sosial (X) terhadap self efficacy (Y) pada peserta didik kelas XI di SMAN 3 Siak Hulu, Kampar, Riau, Indonesia adalah diterima, dengan besar pengaruhnya adalah 0,284 atau 28,4% dengan kategori rendah. Apabila pemodelan sosial ditingkatkan 1% dengan baik maka diprediksi akan sangat efektif dalam mengatasi self efficacy pada peserta didik sebesar 0,268 (X). Sebaliknya apabila terdapat penurunan pemodelan sosial dalam pembelajaran sebesar 1%, maka self efficacy pada peserta didik juga diprediksi akan meningkat sebesar 268 atau 0,268. Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pemodelan sosial (X) terhadap self efficacy (Y) pada peserta didik kelas XI di SMAN 3 Siak Hulu, Kampar, Riau, Indonesia.
No other version available