PENGARUH RETRIBUSI IZIN MENDIRIKAN BANGUNAN (IMB) TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) DAN DAMPAKNYA TERHADAP LINGKUNGAN HIDUP DI KABUPATEN KAMPAR
Penelitian ini dilatarbelakangi karena adanya bangunan-bangunan yang dibangun dan tidak memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Hal ini menyebabkan menurunnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kabupaten Kampar, serta hal ini juga berdampak terhadap kerusakan dan pencemaran lingkungan hidup. Padahal setiap bangunan harus memiliki izin berdasarkan pada Pasal 16 Peraturan Daerah Kabupaten Kampar Nomor 4 Tahun 2014 tentang Bangunan Gedung dan pengawasan IMB harus dilaksanakan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Kampar sesuai peraturan perundangundangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan retribusi Izin Mendirikan Bangunan (IMB) terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta bagaimana dampaknya terhadap lingkungan hidup di Kabupaten Kampar, dan faktor-faktor yang mempengaruhi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan dampaknya terhadap lingkungan hidup di Kabupaten Kampar. Penelitian ini menggunakan metode hukum empiris, dengan pendekatan penelitian yuridis empiris dengan sifat penelitian deskriptif analitis. Dengan metode pengumpulan data penelitian menggunakan observasi, wawancara, angket, dan studi kepustakaan. Penelitian ini menggunakan bahan hukum primer, dan bahan hukum sekunder, dengan menggunakan metode penarikan Kesimpulan memakai metode induktif Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan retribusi Izin Mendirikan Bangunan (IMB) terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta dampaknya terhadap lingkungan hidup menunjukkan masih belum bisa berjalan maksimal, hal tersebut bisa dilihat berdasarkan masih naik turunnya total penerimaan Retribusi daerah di Kabupaten Kampar dalam IMB, dan juga dikarenakan banyaknya bangunan yang tidak mengurus IMB menjadikan lingkungan hidup tidak bisa dilakukan pengawasan dengan semestinya. Karena dalam pengurusan IMB telah tertera ketentuan terhadap lingkungan hidup. Kemudian faktor yang menjadi pengaruh terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan dampaknya terhadap lingkungan di Kabupaten Kampar adalah dikarenakan oleh kurangnya tingkat kesadaran masyarakat terhadap pentingnya IMB, kurangnya sosialisasi yang dilakukan oleh pihak dinas terkait, serta kurang tegasnya sanksi dan pengawasan yang dilakukan.
No other version available