PENGARUH MODEL STRUKTUR ANALITIK SINTETIK (SAS) TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN SISWA KELAS I DIMASA PERUBAHAN KURIKULUM MERDEKA DISDN 190 PEKANBARU
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh model struktural analitik sintetik (SAS) terhadap kemampuan membaca permulaan siswa kelas I dimasa perubahan kurikulum merdeka di SDN 190 Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan eksperimen berbentuk pre-experimental design, dengan desain one-group pretest-posttest. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas I SDN 190 Pekanbaru sebanyak 55 siswa, yang terbagi menjadi dua kelas. Analisis data dilakukan melalui analisis statistik deskriptif dan uji statistik inferensial menggunakan uji validitas dan reliabilitas, serta pengujian skor pretest dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model Struktural Analitik Sintetik (SAS) berpengaruh signifikan terhadap kemampuan membaca permulaan siswa kelas I SDN 190 Pekanbaru. Berdasarkan hasil uji validitas instrumen, diperoleh bahwa modul pembelajaran memiliki tingkat validitas sebesar 97% dan soal tes sebesar 83%, yang keduanya termasuk dalam kategori sangat valid. Uji reliabilitas soal menggunakan teknik Cronbach's Alpha menghasilkan nilai 0,767 yang berarti soal tersebut reliabel. Uji normalitas menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dengan nilai signifikansi pre-test kelas eksperimen sebesar 0,200 dan post-test sebesar 0,087, sementara pre-test kelas kontrol sebesar 0,052 dan post-test sebesar 0,065, seluruhnya lebih besar dari 0,05. Uji homogenitas diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,069, sehingga dapat disimpulkan bahwa data memiliki varians yang homogen. Setelah dilakukan analisis data, Post-test kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kontrol, membuktikan model SAS efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa.
No other version available